TUTUP!!! Klik 2x...

Resep Mudah Bangun untuk Shalat Subuh

berikut panduan supaya gampang bangun buat shalat subuh:

1. tinggalkan maksiat

sebagian ulama salaf mengatakan, “tidaklah shalat subuh secara berjamaah ditinggalkan melainkan karna dosa. ” yang demikian itu karna maksiat merupakan jerat dan juga perangkap setan. bila kamu bermaksiat dan juga tidak lekas bertaubat, hingga kamu masuk ke dalam perangkapnya, kamu juga jadi tawanannya. dan juga tawanan merupakan kepunyaan musuh yang menawannya. terserah kepadanya kapan ia membebaskan tawanannya. allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (rabb) yang maha pemurah, kami adakan menurutnya setan (yang menyesatkan) hingga setan seperti itu yang jadi sahabat yang senantiasa menyertainya. dan juga sebetulnya setan - setan itu betul - betul membatasi mereka dari jalur yang benar dan juga mereka menyangka kalau mereka menemukan petunjuk. sampai - sampai apabila orang - orang yang berpaling tiba kepada kami (di hari kiamat) ia mengatakan; ‘aduhai, mudah - mudahan (jarak) antaraku dan juga kalian serupa jarak timur dan juga barat. ’ hingga setan itu merupakan sejahat - jahat sahabat (yang menyertai manusia). ” (az - zukhruf: 43: 36 - 38)

2. tidur lebih awal

merupakan nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak menggemari tidur saat sebelum shalat isya’ dan juga mengobrol sesudahnya.

3. tidur dalam kondisi suci

di dalam suatu hadits disebutkan kalau nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “barangsiapa tidur dalam kondisi suci, terdapat malaikat itu mengatakan, ‘ya allah, ampunilah hamba - mu, fulan; sebetulnya ia tidur dalam kondisi suci. ”

mu’adz bin jabal radhiyallahu ‘anhu mengantarkan kalau nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “tidak terdapat seseorang muslim yang tidur sehabis berdzikir dan juga dalam kondisi suci lalu ia bangun di waktu malam dan juga meminta kebaikan dunia dan juga akhirat kepada allah kecuali allah hendak memberikannya. ”[1]

4. tidur pada sisi badan penggalan kanan (miring ke arah kanan) dan juga tetap melindungi dzikir, spesialnya dzikir - dzikir saat sebelum tidur

antara lain dzikir yang diriwayatkan oleh imam al - bukhari dari bara’ bin azib radhiyallahu ‘anhu kalau nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “jika kamu menghadiri tempat tidur kamu, berwudhulah serupa wudhumu buat sholat. setelah itu berbaringlah pada sisi kanan badanmu dan juga bacalah:

(ya allah, saya pasrahkan diriku kepada - mu, saya serahkan urusanku kepada - mu, dan juga saya sandarkan punggungku kepada - mu, dikala bahagia dan juga dikala cemas kepada - mu. tidak terdapat tempat berlindung dan juga tempat lari dari - mu tidak hanya kepada - mu. saya beriman kepada nabi - mu yang engkau utus). hingga bila kalian mati diatas fitrah. jadikanlah kalimat - kalimat itu perkataan terakhirmu. [2]

5. membaca ayat kursi

dengan teks ayat sofa setan hendak menghindar dari kamu sampai - sampai tidak memiliki energi buat mengusik kamu semalaman. penjelasan perihal itu diriwayatkan oleh imam al - bukhari di dalam shahih al - bukhari. diceritakan kalau setan tiba mencuri kurma zakat. abu hurairah radhiyallahu ‘anhu menangkapnya dan juga melepaskannya 3 kali. pada kali yang ketiga abu hurairah mengecam, “sungguh, saya hendak membawamu ke hadapan rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. dan juga ini merupakan kali terakhir. engkau sudah berjanji buat tidak berulang namun kalian senantiasa berulang. ” “lepaskan saya! saya hendak mengarahkan kepadamu sebagian kalimat, dengannya allah mendatangkan khasiat bagimu, ” katanya. “baiklah, apa kalimat - kalimat itu? ” tanya abu hurairah radhiyallahu ‘anhu. “jika kalian mengarah tempat tidur kamu bacalah ayat sofa (al - baqarah: 2: 255). begitu, penjaga dari allah senantiasa menjagamu dan juga setan tidak hendak mendektaimu hingga pagi. ” katanya. kala abu hurairah mengantarkan hingga pagi. ” katanya. kala abu hurairah mengantarkan kejadian itu dan juga perkataan pencuri itu kepada nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, dia bersabda: “sungguh ia telah jujur kepadamu sementara itu ia itu amat pendusta. apakah kalian ketahui siapa yang kalian hadapi sepanjang 3 hari ini, wahai abu hurairah? ” “tidak. ” jawab abu hurairah. nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “dia itu setan. ”[3]

6. bernazar bangun buat melakukan shalat subuh

terlebih lagi bahwa dapat bernazar buat shalat malam. imam an - nasa’i meriwayatkan suatu hadits dari abu darda’ radhiyallahu ‘anhu, rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “barangsiapa menghadiri tempat tidurnya lalu ia bernazar buat bangun shalat malam, hingga bila ia tidak bangun hingga subuh, dituliskan menurutnya (pahala) apa yang diniatkannya. sedangkan tidurnya merupakan shadaqah menurutnya dari rabbnya. ”[4]

7. memakai perlengkapan bantu

memakai perlengkapan bantu yang mampu membangunkan kamu pada waktu yang kamu mau, serupa jam beker, telepon, ataupun kamu bersepakat dengan kawan, orang sebelah, ataupun saudara buat membangunkan kamu. ini tercantum tolong - menolong dalam kebaikan dan juga takwa dan silih berwasiat dengan kebenaran dan juga kesabaran di dalam melakukan perintah allah.

8. lekas bangun begitu terdengar kumandang adzan

di malam - malam masa dingin, amat bisa jadi kamu lagi menikmati hangatnya kasur dan juga lezatnya tidur dikala kamu mendengar seruan muadzin buat menunaikan shalat. kamu hendak mendengar suara dari dalam diri kamu, “ayo, bangunlah buat shalat! ” dikala kamu menggeliat hendak terdengar suara lain, “tidurlah sedikit lagi, ” kemudian terdengar suara kesatu, “shalat itu lebih baik daripada tidur, ” terdengar suara kedua, “tidur itu aman sekali! waktu masih panjang! tambahlah sebagian menit lagi! ” dan juga begitulah, suara itu bergantian bersamaan hembusan napas, “tidur! bangun! tidur! bangun! tidur! ”[5] hingga barangsiapa bersegera bangun sehabis mendengar perintah “bangun! ” begitu ia telah mengalahkan setan dan juga sukses dengan keridhaan ar - rahman. dan juga barangsiapa tidur dikala terdengar perintah “tidur! ” hingga ia telah dipahami oleh setan dan juga telinganya dikencingi setan. simpul - simpul setan di tengkuknya yang berbunyi “malam masih panjang, istirahatlah! ” telah mempengaruhinya.

bersegeralah mendadak kamu bangun. jangan menunda - nunda. tinggalkan kasur kamu sembari berdzikir kepada allah, berwudhu, dan juga tunaikan shalat. dikala kamu bangun tidur dan juga berwudhu, jangan kurang ingat buat melakukan perintah nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam yang termuat dalam atsar abu hurairah radhiyallahu ‘anhu, berikut ini, “jika salah seseorang dari kamu bangun tidur lalu berwudhu, hendaklah ber - istintsar (memasukan air ke hidung dan juga membuangnya) 3 kali. sebetulnya setan bermalam di pangkal hidungnya. ”[6]

9. saat sebelum seluruh telah disebutkan diatas terlebih dulu wajib merendahkan diri dan juga berdoa kepada allah supaya allah mempermudah kamu dalam menaati - nya dan juga beramal demi mencapai ridha - nya. sebaik - baik doa yang mampu kamu panjatkan dalam perihal ini merupakan doa yang dianjurkan oleh nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada mu’adz radhiyallahu ‘anhu, :

“ya allah, tolonglah hamba supaya dapat berdzikir kepada - mu, dan juga beribadah dengan baik kepada - mu. ”[7]

jangan kurang ingat pula buat menarangkan nasihat hamba yang shalih, uwais al - qarani. ibnu abdul barr menuliskan, “ketika haram bim hayan berjumpa dengan uwais al - qarani, ia memperoleh sebagian petuah darinya. antara lain, ‘wahai haram, peruntukan kematian bagaikan bantalmu bila kalian tidur. dan juga peruntukan dia di depanmu bila kalian bangun. janganlah kalian memandang kecilnya dosamu namun lihatlah siapa yang kalian maksiati! barangsiapa mengagungkan perintah allah hingga ia telah mengagungkan allah subhanahu wa ta’ala. wahai haram, berdoalah kepada allah supaya membetulkan hati dan juga niatmu. begitu, tidak terdapat yang lebih susah buat kalian perbaiki melebihi keduanya. ”[8] [syahida. com]

sumber: sulitkah shalat subuh pas waktu? oleh samir al - qarny bin muhammad riziq



[1] shahih ibnu hibban nomor. 1051. di dalam fath al - bari ibnu hajar menuliskan, “ath - thabarani meriwayatkan hadits yang misalnya dengannya dari ibnu ‘abbas dengan sanad yang baik di dalam al - ausath. ” fath al - bari 12/ 390.

[2] shahih al - bukhari hadits nomor. 6311.

[3] shahih al - bukhari hadits nomor. 2311.

[4] shahih sunan an - nasa’i hadits nomor. 1686

[5] inilah arti yang disebutkan oleh syaikh ‘ali ath - thanthawi dalam kitabnya ta’rifun ‘am bi din al - islam (kenali secara universal agama islam) taman 15. ini merupakan sesuatu realita yang mampu dilihat. inilah yang dia sebut bagaikan perkataan ide dan juga nafsu. tetapi aku lebih memantapkan komentar kalau waspadai itu tiba dari setan dan juga nasihat dari malaikat. perihal ini didukung oleh suatu hadits dari ibnu mas’ud radhiyallahu ‘anhu, kalau rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “di hati terdapat 2 bisikan: bisikan dari malaikat berbentuk ajakan kepada kebaikan, membetulkan kebenaran dan juga menghindari kejahatan. barangsiapa mendapatinya hendakklah ia ketahui kalau itu datangnya dari allah dan juga hendaklah memuji - nya. dan juga bisikan dari musuh berbentuk ajakan kepada kejahatan dan juga mendustakan kebenaran. barangsiapa mendapatinya hendaklah ia berlindung kepada allah dari setan yang terkutuk. ” hadits ini diriwayatkan oleh at - tirmidzi dan juga dinyatakannya bagaikan hadits hasan. pula oleh an - nasa’i di dalam al - kubra. demikian dikatakan oleh al - iraqi di dalam ta’liq ihya ‘ulumiddiin 3/30.

[6] shahih al - bukhari hadits nomor. 3295

[7] shahih jami’ shagir hadits nomor. 3063

[8] bahjat al - majalis, 2/250





(sumber: syahida. com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman