TUTUP!!! Klik 2x...

Sesungguhnya Istri, Anak dan Harta, Hanyalah Ujian Untukmu

Hai orang - orang mukmin, sebetulnya di antara isteri - isterimu dan juga anak - anakmu terdapat yang jadi musuh bagimu hingga berhati - hatilah kalian terhadap mereka dan juga bila kalian memaafkan dan juga tidak memarahi dan mengampuni (mereka) hingga sebetulnya allah maha pengampun lagi maha penyayang. sebetulnya hartamu dan juga anak - anakmu cumalah cobaan (bagimu) , dan juga di sisi allah - lah pahala yang besar. ” (qs. 64: 14 - 15)

allah mengabarkan tentang istri dan juga kanak - kanak, bahwasanya di antara mereka terdapat yang jadi musuh suami ataupun ayah, maksudnya mereka menyibukkannya dari beramal shalih, sebagaimana firman - nya,

“hai orang - orang yang beriman, janganlah harta - hartamu dan juga anak - anakmu melalaikan kalian dari mengingat allah. barangsiapa yang membikin demikian hingga mereka seperti itu orang - orang yang rugi. ” (qs. al - munaafiqun: 9).

oleh karna itu di mari allah swt berfirman, “maka berhati - hatilah kalian terhadap mereka. ” ibnu zaid mengatakan, “artinya berhati - hatilah terhadap mereka, jangan hingga mempertaruhkan agama kamu. ”

mengomentari firman - nya, “hai orang - orang yang beriman, sebetulnya di antara istri - istrimu dan juga anak - anakmu terdapat yang jadi musuh bagimu, hingga berhati - hatilah kalian terhadap mereka. ” mujahid mengatakan, “yakni menjerumuskan mereka buat memutuskan tali silaturahim ataupun bermaksiat kepada rabb - nya. dia tidak sanggup berbuat apa - apa disebabkan cintanya kepada mereka, sampai - sampai dia menjajaki kemauan mereka (yang sesat). ”

diriwayatkan oleh ibnu abi hatim, dari ibnu ‘abbas r. a, kala dia ditanyai seorang tentang ayat ini, “hai orang - orang yang beriman, sebetulnya di antara istri - istrimu dan juga anak - anakmu terdapat yang jadi musuh bagimu, hingga berhati - hatilah kalian terhadap mereka, ” dia mengatakan, “mereka merupakan para pria yang telah memeluk islam semenjak di makkah dan juga mau menghadiri rasulullah saw tetapi para istri dan juga kanak - kanak mereka menolaknya. kala mereka menghadiri rasulullah, mereka memandang orang - orang telah banyak mengerti permasalahan agama (sebaliknya dia tidak serupa itu) , kemudian mereka bernazar menghukum istri dan juga kanak - kanak mereka, hingga allah swt merendahkan ayat,

“dan bila kalian memaafkan dan juga tidak memarahi dan mengampuni (mereka) hingga sebetulnya allah maha pengampun lagi maha penyayang. ”

demikian pula yang diriwayatkan oleh imam at - tirmidzi, dan juga ia berkata kalau hadits itu merupakan hadits hasan.

firman - nya, “sesungguhnya hartamu dan juga anak - anakmu cumalah cobaan (bagimu) , di sisi allah - lah pahala yang besar. ” allah swt menarangkan kalau harta dan juga kanak - kanak merupakan fitnah, ialah tes terhadap hamba - nya, buat dikenal siapa yang taat dan juga siapa yang durhaka.

firman - nya, “di sisi allah - lah, ” ialah pada hari kiamat, “pahala yang besar, ” sebagaimana firman - nya,

“dijadikan indah pada (pemikiran) manusia kecintaan kepada apa - apa yang diingini, ialah: wanita - wanita, kanak - kanak, harta yang banyak dari tipe emas, perak, kuda opsi, binatang - binatang ternak dan juga sawah ladang. seperti itu kesenangan hidup di dunia dan juga di sisi allah - lah tempat berulang yang baik (surga). ” (qs. ali ‘imran: 14) dan juga ayat setelahnya.

diriwayatkan oleh imam ahmad, dari buraidah, dia mengatakan, “suatu kala rasulullah saw berkhutbah, seketika tiba al - hasan dan juga al - husain (yang masih kecil) menggunakan baju bercorak merah, keduanya berjalan - jalan yang kadang - kadang terjatuh, hingga dia turun dari mimbar dan juga mengangkut mereka berdua kemudian bersabda:

‘maha benar allah dan juga rasul - nya, (allah swt berfirman) , “sesungguhnya harta dan juga kanak - kanak kamu merupakan cobaan. ” aku memandangi kedua anak ini berjalan dan juga terjatuh, hingga aku tidak tabah sampai aku memotong pembicaraan dan juga mengangkut mereka (karna kerasa sayang dia). ’” diriwayatkan pula oleh para penulis kitab sunan. imam at - tirmidzi berkata kalau hadits ini merupakan hadits hasan gharib.





(sumber: syahida. com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman