TUTUP!!! Klik 2x...

Adakah Tanda Hitam pada Kening Rasulullah?

Dalam sebagian warga ada stereotip yang mengaitkan antara keshalehan seorang dengan ciri gelap di kening/dahi.

ciri gelap pada kening tersebut acapkali berhubungan dengan seringnya seorang melaksanakan sujud ataupun sujudnya lama.

anggapan semacam ini boleh - boleh aja, terlebih lagi boleh dikata bagaikan anugerah dari allah yang pantas buat disyukuri.

hendak namun jangan terkecoh dahulu, belum tentu seluruh orang yang memiliki ciri gelap di kening, merupakan orang yang banyak sujud. dapat aja ciri gelap di kening itu terjalin karna terbentur tembok, karna sisa cedera, ataupun karna dibuat - buat supaya teman menyangka pribadinya bagaikan pakar sujud.

tetapi sebaiknya husnudz - dzan lebih kita dahulukan, kalau orang yang memiliki ciri gelap di kening itu merupakan orang giat shalat, ataupun giat sujud, karna husnudz - dzan bukan perihal yang kurang baik, terlebih lagi menggambarkan suatu yang harus kepada siapa juga, terlebih kepada sesama muslim.

kala mendengarkan firman allah:

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ

“muhammad itu merupakan utusan allah dan juga orang - orang yang berbarengan dengan ia merupakan keras terhadap orang - orang kafir, namun berkasih sayang kepada sesama mereka. kalian amati mereka ruku’ dan juga sujud mencari karunia allah dan juga keridhaan - nya, isyarat mereka nampak pada wajah mereka dari sisa sujud” (q. s. (AL) fath: 29).

bersumber pada ayat di atas, hingga sekilas kita hendak merumuskan kalau anggapan sebagian warga serupa di atas merupakan benar.

kala menafsirkan ayat ini, terdapat sebagian ulama serupa al - imam malik dan juga pula sa’id bin jubair, yang berkata kalau sisa sujud itu merupakan corak kehitaman yang terlihat di dunia ini.

ibnu abbas radhiyallahu ‘anhu dan al - hasan dan juga pula az - zuhri berpandangan lain. mereka berkata kalau yang diartikan dengan ciri sisa sujud dalam ayat di atas yakni sinar sujud yang terbesit di muka, ialah ciri sujud yang terus menerangi muka mereka sampai di alam barzakh dan juga di hari kiamat. bila yang diartikan dengan ciri gelap itu merupakan ciri gelap di kening hingga ciri tersebut tentu hendak lenyap sehabis badan dikubur.

rasulullah –shallallahu alayhi wa sallam—sendiri tidak memiliki ciri gelap itu. dalam buku - buku sirah, baik sirah nabawiyah maupun kitab - kitab hadits tidak ditemui uraian terdapatnya ciri gelap pada kening nabi.

عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ قُلْتُ لِمُجَاهِدٍ (سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ) أَهُوَ أَثَرُ السُّجُودِ فِى وَجْهِ الإِنْسَانِ؟ فَقَالَ : لاَ إِنَّ أَحَدَهُمْ يَكُونُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ مِثْلُ رُكْبَةِ الْعَنْزِ وَهُوَ كَمَا شَاءَ اللَّهُ يَعْنِى مِنَ الشَّرِّ وَلَكِنَّهُ الْخُشُوعُ.

dari manshur, saya bertanya kepada mujahid tentang iktikad dari firman allah, ‘tanda - tanda mereka nampak pada wajah mereka dari sisa sujud’ apakah yang dimaksudkan merupakan sisa di muka? dia menanggapi, “bukan, terlebih lagi terdapat orang yang ‘kapal’ yang terdapat di antara kedua matanya itu seperti ‘kapal’ yang terdapat pada lutut onta tetapi ia merupakan orang bejat. ciri yang dimaksudkan merupakan kekhusyu’an” (riwayat baihaqi dalam sunan kubro nomor 3702).

syeikh ahmad ash showi dalam kitab tafsirnya berkata, “bukanlah yang dimaksudkan oleh ayat merupakan sebagaimana perbuatan orang - orang bodoh dan juga tukang riya’ ialah ciri gelap yang terdapat di dahi karna perihal itu merupakan karakteristik khas khawarij (baca: pakar bid’ah) ” (hasyiah ash shawi 4/134, dar (AL) fikr).

wallahu a’lam.





(sumber: http: //yesmuslim. blogspot. com/2016/10/adakah - tanda - hitam - pada - kening. html )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman