TUTUP!!! Klik 2x...

Inilah Zaman yang Paling Ditakuti Nabi Muhammad SAW

Buat renungan berbarengan menimpa kondisi akhir era dan juga petanda kiamat

orang yang tidak sedarkan diri
daripada abu hurairah r. a. bahawasanya rasulullah saw bersabda “jika terdapat seorang mengatakan, ramai orang telah rosak, hingga orang yang mengatakan itu seorang diri yang amat rosak di antara mereka” (hr muslim)

pakar ibadat yang jahil dan juga ulama yang fasik
daripada anas r. a. dia mengatakan, bersabda rasulullah saw “akan terdapat pada akhir era pakar ibadat yang jahil dan juga ulama yang fasik ” (hr ibnu ady)
[orang jahil yang giat beribadat dan juga terdapat pula orang alim yang fasik]

menjual agama kerana dunia
daripada abu hurairah r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “akan keluar pada akhir era orang - orang yang mencari keuntungan dunia dengan menjual agama. mereka berpakaian di hadapan teman dengan baju yang terbuat daripada kulit kambing (berpura - pura zuhud dari dunia) buat menemukan simpati orang ramai, dan juga perkataan mereka lebih manis daripada gula. sementara itu hati mereka merupakan hati serigala. allah swt berfirman kepada mereka “apakah kalian tertipu dengan kelembutanku? ataukah kalian sangat berani berbohong kepadaku? demi kebesaranku, saya bersumpah hendak merendahkan sesuatu fitnah yang hendak terjalin di golongan mereka seorang diri, sampai - sampai orang yang alim (cendekiawan) juga hendak jadi bingung” (hr tirmizi)

pendusta dan juga pengkhianat
daripada abu hurairah r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “akan tiba kepada manusia tahun - tahun yang penuh dengan tipuan. pada waktu itu sang pendusta dikatakan benar dan juga orang yang benar dikatakan dusta. pengkhianat hendak disuruh memegang amanah dan juga orang yang amanah dikatakan pengkhianat. dan juga yang berkesempatan berdialog (cuba memperbaiki) cumalah kalangan “ruwaibidhah”. teman bertanya “apakah ruwaibidhah itu wahai rasulullah? ” nabi saw menanggapi “orang kerdil, hina, dan juga tidak mengenali gimana bakal mengurus orang yang ramai” (hr ibnu majah)

kefasikan berleluasa
daripada abu hurairah r. a, bahawasanya rasulullah saw bersabda “bersegeralah kalian beramal saat sebelum menemui fitnah (tes berat) seumpama malam yang amat hitam. seorang yang masih beriman pada waktu pagi, setelah itu pada waktu petang ia sudah jadi kafir, ataupun seorang yang masih beriman pada waktu petang, setelah itu pada keesokan harinya ia sudah jadi kafir. ia telah menjual agamanya dengan sedikit harta barang dunia” (hr muslim)

penindasan terhadap umat islam
daripada tsauban r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “hampir datang sesuatu era di mana bangsa - bangsa dari segala dunia hendak tiba mengerumuni kalian seperti orang - orang yang kelaparan mengerumuni sisa hidangan mereka” hingga salah seseorang teman bertanya “apakah kerana kami sedikit pada hari itu? ” nabi saw menanggapi “bahkan kalian pada hari itu sangat ramai, namun kalian umpama buih pada masa banjir, dan juga allah hendak mencabut kerasa gentar terhadap kalian daripada hati musuh - musuh kalian, dan juga allah hendak melemparkan ke dalam hati kalian penyakit ‘wahan’. seseorang teman bertanya “apakah ‘wahan’ itu, wahai rasulullah? ” rasulullah menanggapi “cinta dunia dan juga cemas mati” (hr abu daud)

namanya aja islam
daripada ali bin abi thalib r. a. dia mengatakan, telah bersabda rasulullah saw “telah kira - kira datang sesuatu era, di mana tidak terdapat lagi dari islam kecuali cuma namanya, dan juga tidak terdapat lagi dari al - quran kecuali cuma tulisannya. masjid - masjid mereka indah, namun kosong daripada anugerah. ulama mereka merupakan sejahat - jahat makhluk yang terdapat di dasar langit. daripada merekalah keluar fitnah, dan juga kepada mereka jua fitnah itu hendak berulang ” (hr al - baihaqi)

budaya barat ikutan umat islam kini
daripada abu sa’id al - khudri r. a. dia mengatakan, bahawasanya rasulullah saw bersabda “kamu hendak mengikut jejak langkah umat - umat saat sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sampai - sampai jikalau mereka masuk ke lubang biawak sekalipun kalian hendak mengikut mereka” teman bertanya “ya rasulullah! apakah yahudi dan juga nasrani yang tuan maksudkan? ” nabi saw menanggapi “siapa lagi? ” (hr muslim)

ulama tidak dipedulikan
daripada sahl bin saad as - sa ‘idi r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “ya allah! janganlah engkau menciptakan saya dan juga mudah - mudahan kalian pula tidak berjumpa dengan sesuatu era di mana para ulama sudah tidak diiringi lagi, dan juga orang yang penyantun sudah tidak dihiraukan lagi. hati mereka serupa hati orang ajam, lidah mereka serupa lidah orang arab” (hr ahmad)

ulama agama terus menjadi berkurang
daripada abdullah bin amr bin ‘ash r. a. dia mengatakan, saya mendengar rasulullah saw bersabda “bahawasanya allah swt tidak hendak mencabut (menyirnakan) ilmu dengan sekali gus daripada manusia. namun allah swt menyirnakan ilmu agama dengan mematikan para ulama. apabila telah ditiadakan para ulama, orang banyak hendak memilah orang - orang jahil bagaikan pemimpinnya. apabila pemimpin yang jahil itu ditanyakan, mereka hendak berfatwa tanpa ilmu pengetahuan. mereka sesat dan juga menyesatkan orang lain” (hr muslim)

kalangan anti hadis
daripada miqdam bin ma’dikariba r. a. dia mengatakan, bahawasanya rasulullah saw bersabda “hampir datang sesuatu era di mana seseorang lelaki yang lagi duduk bersandar di atas sofa kemegahannya, kemudian di informasikan kepadanya suatu hadis dari hadisku hingga ia mengatakan “pegangan kami dan juga kalian cumalah kitab allah sahaja. apa yang dihalalkan oleh al - quran kami halalkan. dan juga apa yang dia haramkan kami haramkan” (setelah itu nabi saw melanjutkan sabdanya) “padahal apa yang diharamkan rasulullah saw itu samalah hukumnya dengan apa yang diharamkan allah swt” (hr abu daud dan juga ibnu majah)

berbangga - dangga dengan masjid
dari anas bin malik r. a. bahawasanya rasulullah saw bersabda “tidak terjalin hari kiamat sampai - sampai umatku bermegah - megah dengan bangunan masjid” (hr abu daud)

tidak terdapat imam buat sholat berjemaah
daripada salamah binti al - hurr r. a. dia mengatakan, saya mendengar rasulullah saw bersabda “akan tiba sesuatu era, pada waktu itu orang banyak berdiri tegak sebagian lama, kerana mereka tidak memperoleh orang yang mampu mengimami mereka solat” (hr ibnu majah)

penyakit umat islam masa kini
daripada abu hurairah r. a. katanya, saya mendengar rasulullah saw bersabda “umatku hendak ditimpa penyakit - penyakit yang sempat mengenai umat - umat terdahulu” teman bertanya “apakah penyakit - penyakit umat - umat terdahulu itu? ” nabi saw menanggapi “penyakit - penyakit itu merupakan, 1. sangat sombong, 2. sangat elegan, 3. mengumpulkan harta sebanyak bisa jadi, 4. tipu menipu dalam merebut harta barang dunia, 5. silih memarahi, 6. dengki - mendengki sampai - sampai jadi zalim menzalimi” (hr hakim)

perangkap riba
daripada abu hurairah r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “akan datang sesuatu era, tidak terdapat seseorang juga kecuali ia ikut serta dalam memakan harta riba. bahwa ia tidak memakannya secara langsung, ia hendak terserang debunya” (hr ibnu majah)

manusia tidak hirau menimpa sumber pendapatannya
daripada abu hurairah r. a. dia mengatakan, bersabda rasulullah saw, “akan tiba sesuatu era seorang tidak mempedulikan daripada mana ia memperoleh harta, apakah dari sumber yang halal ataupun juga haram” (riwayat muslim)

banyaknya sumber galian
daripada ibnu omar r. a. dia mengatakan “pada sesuatu masa dibawa ke hadapan rasulullah saw sepotong emas. dan juga emas itu merupakan emas zakat yang kesatu sekali dilansir. emas itu telah dibawa oleh bani sulaim dari lombong (galian) mereka. hingga teman mengatakan “wahai rasulullah! emas ini merupakan hasil galian kita” kemudian nabi saw menanggapi “nanti kalian hendak dapati banyak galian - galian, dan juga yang hendak menguruskannya merupakan orang - orang yang jahat ” (hr baihaqi)

khamar
daripada abu malik al - asy’ari r. a. katanya rasulullah saw bersabda “sesungguhnya hendak terdapat sebahagian dari umatku yang meminum khamar dan juga mereka menamakannya dengan nama yang lain. sembari diiringi dengan alunan muzik dan juga suara biduanita. allah swt hendak menenggelamkan mereka ke dalam bumi dan juga allah swt hendak mengganti mereka jadi kera ataupun babi” (hr ibnu majah)

banyaknya perzinaan
dari anas r. a. dia mengatakan “aku hendak menggambarkan kepada kalian suatu hadis yang tidak terdapat teman yang hendak menceritakannya sehabis saya. saya mendengar rasulullah saw bersabda “di antara ciri kiamat yakni sedikit ilmu, banyak kejahilan, banyak perzinaan, banyak kalangan wanita dan juga sedikit kalangan lelaki, sampai - sampai nanti seseorang lelaki hendak mengurus 5 puluh orang perempuan” (hr bukhari muslim)

berpakaian namun telanjang
daripada abu hurairah r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda ”ada 2 kalangan yang hendak jadi penunggu neraka, keduanya belum sempat saya memandang mereka. kesatu, kalangan (penguasa) yang memiliki cambuk seperti ekor sapi yang dipakai buat memukul orang. kedua, wanita yang berpakaian namun telanjang, lenggang - lenggok sewaktu berjalan, mengayun - ayunkan bahu. kepala mereka seperti bonggol (balik unta). kedua kalangan ini tidak hendak masuk syurga, malah tidak hendak mampu mencium bau harumnya. sebetulnya keharuman syurga itu hendak terhidu dari jarak ekspedisi yang amat jauh (hr muslim)

sikap manusia masa kini
dari aisyah r. a. ia mengatakan “aku mendengar rasulullah saw bersabda “tidak hendak terjalin hari kiamat sampai - sampai seseorang anak jadi karena kemarahan (untuk bunda bapanya) , hujan hendak jadi panas, hendak meningkat banyak orang yang tercela dan juga hendak menurun orang yang baik, kanak - kanak jadi berani melawan orang tua, dan juga orang yang jahat berani melawan orang - orang baik” (hr thabrani)

anak jadi tuan kepada ibunya
daripada umar bin al - khattab r. a. (dalam suatu hadis yang panjang) , …kemudian jibrail bertanya kepada rasulullah saw ” hingga khabarkan kepadaku tentang hari kiamat? ” kemudian nabi saw menanggapi, “orang yang ditanya tidak lebih mengenali daripada orang yang bertanya” hingga jibrail mengatakan “kalau begitu cuba khabarkan kepadaku tanda - tandanya” hingga nabi saw menanggapi “bahawa hamba hendak melahirkan tuannya dan juga engkau memandang orang berjalan tanpa kasut dan juga orang yang bertelanjang lagi miskin yang cuma menggembala kambing itu berlumba - lumba buat membikin binaan” (riwayat muslim)

peperangan demi peperangan
daripada abu hurairah r. a, katanya rasulullah saw bersabda “hari kiamat tidak hendak terjalin sampai - sampai harta barang melimpah ruah dan juga mencuat banyak fitnah dan juga kerap terjalin “al - harj”. teman bertanya “apakah al - harj itu wahai rasulullah? ” nabi saw menanggapi “peperangan, peperangan, peperangan” dia mengucapkannya 3 kali. (hr ibnu majah)

perang di dekat sungai furat (iraq) kerana berebut kekayaan
daripada abu hurairah r. a, bahawasanya rasulullah saw bersabda “tidak terjalin hari kiamat sampai - sampai sungai furat (sungai euphrates, iraq) jadi surut airnya sampai - sampai nampak suatu gunung dari emas. banyak orang yang terbunuh kerana merebutnya. hingga terbunuhlah 9 puluh 9 daripada seratus orang yang berperang. dan juga tiap - tiap yang ikut serta mengatakan “mudah - mudahan akulah orang yang selamat itu” di dalam riwayat lain disebutkan “sudah dekat sesuatu masa di mana sungai furat hendak jadi surut airnya kemudian nampak perbendaharaan dari emas, hingga siapa sahaja yang muncul di sana janganlah ia mengambil suatu juga dari harta tersebut” (hr bukhari muslim)
[terdapat sebahagian pihak yang melaporkan bahawa perkataan emas di dalam hadis ini sesungguhnya petroleum ]

waktu merasa pendek
daripada anas bin malik r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “tidak hendak terjalin kiamat sampai - sampai waktu merasa pendek, hingga setahun dialami serupa sebulan, sebulan dialami serupa satu minggu, satu minggu dialami serupa satu hari, satu hari dialami serupa satu jam dan juga satu jam dialami serupa satu kilatan api” (hr tirmizi)

hilangnya watak amanah
daripada huzaifah bin al - yaman r. a. katanya, …”kemudian jadilah orang ramai berjual beli, hingga kira - kira sahaja tiada seseorang juga yang suka menunaikan amanah, sampai - sampai dikatakan orang bahawasanya di golongan bani fulan (di kampung yang tertentu) itu terdapat seseorang yang amat baik memegang amanah, amat terpercaya dan juga orang ramai berkata “alangkah tekunnya ia dalam bekerja, alangkah indahnya pekerjaannya, alangkah cerdik otaknya. sementara itu di dalam hatinya sudah tiada lagi keimanan sekali juga cuma seberat timbangan biji sawi. ” (hr bukhari dan juga muslim)

islam hendak pudar secara perlahan - lahan
daripada huzaifah bin al - yaman r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “islam hendak sirna serupa hilangnya warna pada baju, sampai - sampai orang tidak paham apakah yang dimaksudkan dengan puasa, apakah yang dimaksudkan dengan solat, apakah yang dimaksudkan dengan nusuk (ibadah) , dan juga apakah yang dimaksudkan dengan sedekah. al - quran hendak lenyap seluruhnya pada sesuatu malam sahaja, hingga tidak terdapat yang tertinggal di permukaan bumi ini darinya meski cuma satu ayat. sebetulnya yang terdapat cuma sebagian kelompok manusia, di antara lain orang tua, lelaki dan juga wanita. mereka cuma mampu mengatakan, kami pernah menemui nenek moyang kami mengucapkan kalimat lailahaillallah, kemudian kami juga mengucapkannya juga” (hr ibnu majah)

bilakah hendak terjalin kehancuran?
daripada abu hurairah r. a. dia mengatakan “pada sesuatu hari kala nabi saw lagi berposisi dalam sesuatu majlis dan juga berdialog dengan orang yang muncul, seketika tiba seseorang a’rabi (arab badwi) kemudian ia bertanya kepada rasulullah saw “bilakah hendak terjalin hari kiamat? ” nabi saw terus aja berdialog. sebahagian yang muncul mengatakan “beliau (nabi saw) mendengar apa yang ditanyakan, namun persoalan itu tidak disenanginya” sedangkan yang lain mengatakan “sesungguhnya dia tidak mendengar persoalan itu” sampai - sampai apabila nabi saw tuntas berdialog, dia bersabda “di mana orang yang bertanyakan menimpa hari kiamat tadi? ” kemudian arab badwi itu menyahut “ya! aku wahai rasulullah” hingga nabi saw bersabda “apabila amanah telah disia - siakan hingga tunggulah hari kiamat” arab badwi itu bertanya pula, “apa yang dimaksudkan dengan mensia - siakan amanah itu? ” nabi saw menanggapi “apabila urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, hingga tunggulah kehadiran hari kiamat” (hr bukhari)

kebinasaan umat islam
daripada ummul mukminin , zainab binti jahsy (isteri rasulullah saw) , dia mengatakan, ” (pada sesuatu hari) rasulullah saw masuk ke dalam rumahnya dengan kondisi takut sembari bersabda, lailahaillallah, celaka (binasa) untuk bangsa arab dari kejahatan (malapetaka) yang sudah kira - kira mengenai mereka. pada hari ini telah terbuka dari bilik yakjud dan juga makjud serupa ini”, dan juga baginda menciptakan ujung jari dan juga ujung jari yang sebelahnya (jari telunjuk) yang dengan itu mengisyaratkan serupa bulatan. aku (zainab binti jahsy) kemudian bertanya “ya rasulullah! apakah kami hendak binasa sebaliknya di golongan kami masih terdapat orang - orang yang soleh? ” kemudian nabi saw bersabda “ya, jikalau kejahatan sudah sangat banyak” (riwayat bukhari dan juga muslim)

punca kebinasaan seseorang
dari abu hurairah r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “akan tiba sesuatu era di mana orang yang beriman tidak hendak mampu menyelamatkan imannya, kecuali apabila ia lari membawanya dari puncak bukit ke puncak bukit yang lain, dan juga dari sesuatu gua ke gua yang lain. hingga apabila era itu telah datang, seluruh sumber pemasukan tidak mampu diperoleh kecuali dengan melakukan suatu yang menimbulkan kemurkaan allah swt. apabila ini telah terjalin, hingga kebinasaan seorang merupakan diakibatkan penuhi kehendak isteri dan juga anak - anaknya. bahwa ia tidak memiliki isteri dan juga anak, hingga kebinasaannya diakibatkan penuhi kehendak kedua bunda bapanya. dan juga jikalau bunda bapanya sudah tidak terdapat lagi, hingga kebinasaannya diakibatkan menjajaki kehendak keluarganya ataupun diakibatkan menjajaki kehendak jiran tetangganya” teman bertanya “wahai rasulullah saw, apakah iktikad perkataan engkau itu? ” nabi saw menanggapi “mereka hendak menghinanya dengan kesempitan hidupnya. hingga kala itu sebetulnya ia telah menceburkan pribadinya ke jurang - jurang kebinasaan yang hendak menghancurkan dirinya” (hr baihaqi)

perselisihan yang banyak
daripada abi nijih ‘irbadh bin sariyah r. a. dia mengatakan “telah menasihati kami rasulullah saw hendak satu nasihat yang menggetarkan hati kami dan juga menitiskan air kami kala mencermatinya, kemudian kami mengatakan, ya rasulullah! seolah - olah ini merupakan nasihat yang terakhir sekali hingga berikanlah pesanan kepada kami” kemudian baginda juga bersabda “aku berwasiat hendak kalian biar sentiasa bertakwa kepada allah dan juga mendengar dan taat (kepada pemimpin) sekali juga yang mengetuai kalian itu cuma seseorang hamba. sebetulnya sesiapa yang panjang usianya daripada kalian tentu ia hendak memandang perselisihan yang banyak. hingga hendaklah kalian berpegang teguh dengan sunnahku dan juga sunnah para khulafa ar rasyidin angkatan laut (AL) mahdiyin (khalifah - khalifah yang mengenali kebenaran dan juga menemukan pimpinan ke jalur yang benar) dan juga gigitlah sunah - sunah itu dengan gigi geraham dan juga jauhilah perkara - perkara yang baru (bid’ah) yang diada - adakan, kerana sebetulnya masing - masing bid’ah itu merupakan sesat” (riwayat abu daud dan juga tirmizi)

kalangan yang selamat
daripada ‘auf bin malik r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “umat yahudi telah berpecah - belah jadi 7 puluh satu kalangan, hingga cuma satu kalangan sahaja yang masuk syurga dan juga yang 7 puluh hendak masuk neraka. umat nasrani telah berpecah belah jadi 7 puluh 2 kalangan, hingga 7 puluh satu kalangan masuk neraka dan juga cuma satu kalangan sahaja yang masuk syurga. demi tuhan yang diriku di dalam kekuasaannya, umatku hendak berpecah belah jadi 7 puluh 3 kalangan, cuma satu kalangan sahaja yang masuk syurga dan juga 7 puluh 2 hendak masuk neraka. teman bertanya “golongan mana yang selamat? ” nabi saw menanggapi “mereka merupakan jemaah” (hr ibnu majah)

orang asing
daripada abu hurairah r. a. dia mengatakan, bersabda rasulullah saw “islam mula tumbuh dalam kondisi asing. dan juga dia hendak berulang asing pula. hingga beruntunglah orang - orang yang asing” (hr muslim)

kepayahan orang yang beriman
daripada anas r. a. mengatakan rasulullah saw bersabda ”akan tiba pada manusia sesuatu era di mana orang yang berpegang teguh di antara mereka kepada agamanya laksana orang yang memegang bara api. (hr tarmizi)

kesulitan itu lebih baik daripada kesenangan
daripada ali bin abi thalib r. a “bahawasanya kami lagi duduk berbarengan rasulullah saw di dalam masjid. seketika tiba mus’ab bin umair r. a. dan juga tidak terdapat di tubuhnya kecuali cuma selembar selendang yang bertampal dengan kulit. tatkala rasulullah saw memandang kepadanya. baginda menangis dan juga menitiskan air mata kerana mengenangkan kemewahan mus’ab kala berposisi di mekah dulu (kerana amat dimanjakan oleh ibunya) , dan juga kerana memandang nasib mus’ab saat ini (kala berposisi di madinah bagaikan seseorang muhajirin yang meninggalkan seluruh harta barang dan juga kekayaan di mekah). setelah itu nabi muhammad saw bersabda “bagaimanakah kondisi kalian pada sesuatu hari nanti, berangkat pada waktu pagi dengan satu baju, dan juga berangkat pada waktu petang dengan baju yang lain pula. dan juga apabila dikasih satu hidangan, diletakkan pula satu hidangan yang lain. dan juga kalian menutupi (menghiasi) rumah kalian sebagaimana kalian memasang kelambu kaabah? ” hingga jawab teman “wahai rasulullah, pastinya kondisi kami pada waktu itu lebih baik daripada kondisi kami pada hari ini. kami hendak membagikan atensi seluruhnya kepada permasalahan ibadat sahaja dan juga tidak bersusah payah lagi buat mencari rezeki” kemudian nabi saw bersabda “tidak! kondisi kalian hari ini merupakan lebih baik daripada kondisi kalian pada hari itu” (hr tirmizi)

kalangan yang sentiasa menang
daripada mughirah bin syu’bah r. a. dia mengatakan, rasulullah saw bersabda “sentiasa di golongan umatku terdapat kalangan yang sentiasa menang (dalam perjuangan mereka) , sampai - sampai sampailah pada sesuatu waktu yang dikehendaki allah swt. mereka tetap menang. (hr bukhari)





(sumber: peribadirasulullah. wordpress. com)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman