TUTUP!!! Klik 2x...

400 tahun Rezim Pendatang Cina Berkuasa Secara Brutal, Presiden Baru Taiwan Minta Maaf Kepada Penduduk Asli Taiwan

Presiden taiwan tsai (kanan) , dari partai progresif demokratik, yang berkuasa semenjak januari kemudian, merupakan pemimpin taiwan kesatu yang mempunyai darah kombinasi suku asli paiwan.

presiden taiwan tsai ing - wen telah formal memohon maaf kepada penduduk asli taiwan yang teraniaya sepanjang berabad - abad.

ini merupakan buat kesatu kalinya seseorang pemimpin taiwan melaksanakan perihal tersebut.
berdialog di hadapan perwakilan 16 suku asli yang diakui, ia berkata kalau taiwan wajib menerima " kebenaran " buat melangkah ke depan " bagaikan negeri dengan satu rakyat ".
tsai berkata komisi keadilan sejarah hendak lekas dibangun.

imigran dari daratan Cina datang di taiwan dekat 400 tahun silam.
" sepanjang 400 tahun terakhir, tiap rezim yang berkuasa di taiwan secara brutal melaksanakan pelanggaran ham terhadap warga adat lewat kekokohan militer dan juga penjarahan tanah, " kata tsai.

sepanjang ini, warga adat di negeri itu ketiadaan hak atas tanah leluhur. style hidup tradisional, bahasa dan budaya mereka pula dibatasi akibat kebijakan ketat asimilasi.

tertinggal

dibanding masyarakat pendatang, mereka senantiasa tertinggal. permasalahan pengangguran dan juga upah rata - rata yang rendah pula membikin mereka kian terpojokkan.
suku - suku asli taiwan ini diperkirakan berjumlah dekat 2 % dari jumlah totalitas masyarakat taiwan dekat 23 juta orang.



" sepanjang 400 tahun terakhir, tiap rezim yang berkuasa di taiwan secara brutal melaksanakan pelanggaran ham terhadap warga adat lewat kekokohan militer dan juga penjarahan tanah, " kata tsai

tsai berjanji hendak membagikan otonomi yang lebih besar, tingkatkan pemilikan hak atas tanah mereka, pekerjaan, dan juga dan melestarikan bahasa asli warga asli.

tsai setelah itu meningkatkan kalau " permintaan maaf secara lisan " bukanlah cukup.
ia berjanji kalau pemerintah hendak membagikan otonomi yang lebih besar kepada warga adat, tingkatkan pemilikan hak atas tanah mereka, pekerjaan, dan juga dan melestarikan bahasa asli, serupa dlaporkan kantor berita afp.

capen nganen, salah - seorang perwakilan warga yami, yang berumur 80 - tahun, berkata ia berharap pemerintah " betul - betul menetapi janjinya ".

sepanjang akhir minggu kemudian, perwakilan warga adat menggelar unjuk kerasa supaya hak hunting mereka dilindungi, sehabis berdiri suatu halaman nasional di daerah yang mereka tempati sepanjang ini.

keberadaan halaman nasional itu melarang mereka melaksanakan perburuan dan juga aktivitas sejenis yang lain.
presiden taiwan tsai, dari partai progresif demokratik, yang berkuasa semenjak januari kemudian, merupakan pemimpin taiwan kesatu yang mempunyai darah kombinasi suku asli paiwan.

dalam kampanye pilpres, tsai telah berjanji buat memohon maaf secara formal kepada warga asli taiwan. [kns]

sumber : detik. com





(Sumber: http://www. kabarsatunews. com/2016/08/400-tahun-rezim-pendatang-cina-berkuasa. html)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman