TUTUP!!! Klik 2x...

Tubuh Penuh Luka Akibat Serangan Bom,Foto Bocah Suriah Guncangkan Dunia

dunia berulang terguncang oleh photo bocah suriah dengan kepala berdarah dan pakaian berlumuran darah duduk diam di balik ambulans menunggu dorongan kedokteran. tanpa sepatu, rambut anak pria itu penuh debu sisa reruntuhan bangunan yang runtuh akibat serangan senjata.

bocah 5 tahun tersebut bernama omran daqneesh. dokter dari yayasan suriah, amerika medical society, berkata omran diselamatkan dari puing - puing rumahnya di aleppo, suriah.

serupa lansiran meter. tempo. co dalam suatu rekaman video yang memegang hati, nampak omran langsung mencari anggota keluarganya yang lenyap sehabis bom menerjang rumah mereka. sementara itu dikala itu bocah pria tersebut lagi diselamatkan dari puing rumahnya yang sirna. omran mencari keluarganya sembari menyeka debu di dahi. dia setelah itu menyadari tangannya berlumuran darah.

jangan lewati : panorama alam unik dikala kluafikasi liga champions, pendukung glasgow celtic kibarkan bendera palestina dikala kontra klub asal israel

oman tidak menangis menyadari cedera pada sekujur badannya. ia menunggu dengan tenang di ambulans sembari menanti regu sukarelawan pertahanan sipil suriah, yang diketahui bagaikan white helm, menyelamatkan nyawa 4 anak yang lain, saat sebelum bawa mereka seluruh ke rumah sakit.

photo dan juga video omran yang diambil oleh aleppo media centre dan juga diunggah ke internet itu mendadak langsung jadi viral. ribuan orang bereaksi terhadap gambar online tersebut semenjak diunggah pada rabu malam, 17 agustus 2016. mereka mengatakan kesedihan atas penderitaan omran.

kota aleppo jadi medan perang utama dari perang sipil yang menghancurkan suriah. kota itu dibagi 2 antara kelompok pemberontak di daerah timur dan juga pasukan pemerintah yang didukung pesawat - pesawat tempur rusia di daerah barat.

pertempuran kedua kelompok bertambah semenjak pertengahan juli. pertempuran ini memunculkan kekhawatiran untuk 1, 5 juta masyarakat sipil yang masih berposisi di kota itu.

begitu amat kasihan keadaan kanak - kanak di wilayah yang jadi tempat konflik, tidak ketahui apa yang terjalin sampai mereka jadi korban atas kekejaman perang.




(sumber: wajibbaca. com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman