TUTUP!!! Klik 2x...

Keutamaan Membaca Dua Ayat Terakhir Surat Al Baqarah pada Waktu Malam

Siapa yang membaca 2 ayat terakhir dari tulisan al - baqarah pada waktu malam, hingga dia hendak diberi kecukupan. sebagian ulama terdapat yang berkata, dia dijauhkan dari kendala setan. terdapat pula yang berkata, dia dijauhkan dari penyakit. terdapat pula ulama yang melaporkan kalau 2 ayat tersebut sudah memadai dari shalat malam. benarkah?

2 ayat tersebut,

allah ta’ala berfirman,

آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ (285) لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (286)

“rasul telah beriman kepada angkatan laut (AL) quran yang diturunkan kepadanya dari rabbnya, demikian pula orang - orang yang beriman. seluruhnya beriman kepada allah, malaikat - malaikat - nya, kitab - kitab - nya dan juga rasul - rasul - nya. (mereka berkata) : “kami tidak membeda - bedakan antara seorang juga (dengan yang lain) dari rasul - rasul - nya”, dan juga mereka berkata: “kami dengar dan juga kami taat. ” (mereka berdoa) : “ampunilah kami ya rabb kami dan juga kepada engkaulah tempat berulang. ”

allah tidak membebani seorang melainkan setimpal dengan kesanggupannya. dia menemukan pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan juga dia menemukan siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa) : “ya rabb kami, janganlah engkau hukum kami bila kami kurang ingat ataupun kami tersalah. ya rabb kami, janganlah engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana engkau bebankan kepada orang - orang saat sebelum kami. ya rabb kami, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak mampu kami memikulnya. beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan juga rahmatilah kami. engkaulah penolong kami, hingga tolonglah kami terhadap kalangan yang kafir. ” (qs. al - baqarah: 285 - 286)

disebutkan dalam hadits dari abu mas’ud al - badri radhiyallahu ‘anhu bahwasanya nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

“siapa yang membaca 2 ayat terakhir dari tulisan al - baqarah pada malam hari, hingga dia hendak diberi kecukupan. ” (hr. bukhari nomor. 5009 dan juga muslim nomor. 808)

hadits di atas menampilkan tentang keutamaan 2 ayat terakhir tulisan al - baqarah.

para ulama mengatakan kalau siapa yang membaca 2 ayat terakhir tulisan al - baqarah, hingga allah hendak membagikan kecukupan menurutnya buat urusan dunia dan juga akhiratnya, pula dia hendak dijauhkan dari kejelekan. terdapat pula ulama yang berkata kalau dengan membaca ayat tersebut imannya hendak diperbaharui karna di dalam ayat tersebut terdapat perilaku pasrah kepada allah ta’ala. terdapat pula ulama yang berkata kalau ayat tersebut dapat bagaikan pengganti dari bermacam dzikir karna di dalamnya sudah ada do’a buat memohon kebaikan dunia dan juga akhirat. amati bahasan profesor. dokter. musthafa al - bugha dalam nuzhah al - muttaqin, perihal. 400 - 401.

al - qadhi ‘iyadh melaporkan kalau arti hadits dapat jadi dengan membaca 2 ayat terakhir tulisan al - baqarah hendak mencukupkan dari shalat malam. ataupun orang yang membacanya dinilai menggantungkan hatinya pada al - qur’an. ataupun dapat pula maknanya terlindungi dari kendala setan dengan membaca ayat tersebut. ataupun dapat jadi dengan membaca 2 ayat tersebut hendak memperoleh pahala yang besar karna di dalamnya terdapat pelajaran tentang keimanan, kepasrahan diri, penghambaan pada allah dan juga berisi pula do’a kebaikan dunia dan juga akhirat. (ikmal al - mu’allim, 3: 176, dinukil dari kunuz riyadhis sholihin, 13: 83).

imam nawawi seorang diri melaporkan kalau iktikad dari berikan kecukupan padanya –menurut sebagian ulama - merupakan dia sudah dicukupkan dari shalat malam. artinya, itu sudah pengganti shalat malam. terdapat pula ulama yang mengantarkan arti kalau dia dijauhkan dari kendala setan ataupun dijauhkan dari seluruh berbagai penyakit. seluruh arti tersebut kata imam nawawi dapat memaknai iktikad hadits. amati syarh shahih muslim, 6: 83 - 84.

syaikh muhammad bin shalih al - ‘utsaimin menarangkan tentang keutamaan 2 ayat tersebut kala dibaca di malam hari, “ketahuilah para ikhwan sekaligus, kedua ayat ini bila dibaca di malam hari, hingga hendak diberi kecukupan. yang diartikan diberi kecukupan di mari merupakan dilindungi dan juga diperintahkan oleh allah, pula dicermati dalam do’a karna dalam ayat tersebut ada doa buat maslahat dunia dan juga akhirat. ” (ahkam al - qur’an al - karim, 2: 540 - 541).

mudah - mudahan dapat mengamalkan buat membaca 2 ayat terakhir al - baqarah ini mulai dari malam ini. mudah - mudahan kita mencapai kebaikan dan juga keberkahan. mudah - mudahan allah berikan taufik.




[sumber: rumaysho. com]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman