TUTUP!!! Klik 2x...

Penjelasan tentang Adzan untuk Bayi yang Baru Lahir dan Mayit yang Hendak di Kuburkan

Pada dasarnya adzan dan juga iqamat merupakan 2 perihal yang cuma disunnahkan buat dikumandangkan dalam rangka menyongsong shalat 5 waktu. walaupun shalat idul fitri/adha lebih ramai dibanding shalat 5 waktu, hendak namun tidak diperbolehkan mengumandangkan adzan dan juga iqamat sebelumnya. demikian pula dengan shalat sunnah yang lain.

hendak namun terdapat waktu - waktu tertentu yang disunnahkan mengumandangkan adzan aja ialah mengadzani kuping orang yang lagi dalam kondisi amat berduka, orang ayan, orang yang lagi emosi, dan juga orang yang kurang baik perangainya karna pengaruh. tidak cuma itu aja, terlebih lagi keduanya adzan dan juga iqamat disunnahkan buat dikumandangkan untuk bayi - bayi yang baru dilahirkan ataupun orang yang bakal bepergian jauh.
adzan buat balita yang baru lahir

وقد يسن الأذان لغير الضلاة كما فى أذن المهموم والمصروع والغضبان ومن سأ خلقه من انسان اوبهيمة وعند الحريق وعند تغول الغيلان أى تمرد الجن وهو والإقامة فى أذن المولود وخلف المسافر

demikianlah penjelasan yang ada dalam kitab i’anatuht thalibin yang jadi dasar penerapan adzan kala seorang baru lahir, ataupun kala bakal berangkat haji. sebagaimana sempat dicoba rasulullah saw terhadap hasan dan juga husain kala baru dilahirkan sayyidah fatimah. sebagaimana diriwayatkan oleh abu rafi’

رأيت النبي صلى الله عليه وسلم أذن فى أذن الحسن والحسين رضي الله عنهما

" saya sempat memandang rasulullah saw mengadzani teinga hasan dan juga husain. "
perihal ini dicoba oleh rasulullah saw buat melindungi kedua cucunya dari kendala ummus shibyan ialah sebangsa jin yang suka menggangu kanak - kanak. sebagaimana diriwayatkan oleh sayyidina husain, dari ali karramalluhu wajhah dan juga dari rasulullah saw:

من ولد له مولود فأذن فى أذنه اليمنى وأقام فى اليسرى لم تضره ام الصبيان

" benda siapa yang mempunyai balita yang baru dilahirkan setelah itu ia membacakan adzan di kuping kanan dan juga iqamat pada kuping kirinya, tentu ummus shibyan tidak hendak menyusahkannya ".

adzan buat mayit yang bakal dikubur


demikianlah waktu dan juga tempat disunnahkannya adzan ataupun iqamat. ada juga mengumandankan adzan buat mayit yang bakal dikuburkan sebetulnya bukanlah terdapat kesunnahan menurutnya, kecuali terdapat fadhilah yang melaporkan kalau mayit yang dikubur seiring dengan suara adzan hendak memperoleh keringanan siksa sebagaimana termaktub dalam ianatut thalibin. perihal seperti itu yang sampai saat ini jadi sebab mereka yang mengumandangkan adzan buat mayit.

علم أنه لا يسن الأذان عند دخول القبر خلافا لمن قال بنسبته قياسا لخروجه من الدنيا على دخوله فيها
قال ابن حجر ورددته في شرح العباب لكن إذا وافق إنزاله القبر أذان خفف عنه في السؤال

" ketahuilah kalau tidak disunahkan adzan kala masuk kubur, berubah dengan orang yg mengatakan: karena menisbatkan adzan pada mayit dengan mengkiaskan kepada adzan kala dia terlahirkan kedunia. ibnu hajar mengatakan: dan juga aku menarik berulang di dalam kitab sarhi al - ubabi, hendak namun kala mayat diturunkan ke liang kubur dengan diadzani hingga hendak diringankan dari persoalan kubur. " (ianatut thalibin juz 1 hlm 230)

tidak hanya perihal ini pula mengamalkan pengertian sebagian ulama yang mengqiyaskan kematian bagaikan suatu ekspedisi (وخلف المسافر ) yang pantas dikumandangkan adzan menurutnya. dapat pula adzan ini menggambarkan wujud tafaul atas sunnah rasulullah saw yang menyarankan adzan untuk mereka yang baru dilahirkan.

mudah - mudahan sedikit uraian diatas dapat menaikkan pengetahuan kita terhadap ilmu agama yang amat luas bak samudra ini. wallahu alam bishawab



(sumber: wajibbaca. com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman