TUTUP!!! Klik 2x...

Rasulullah Pernah Melihat Keindahan Lailatul Qadar, MasyaAllah Sungguh Indah

Begitu amat beruntung dan juga cuma orang - orang tertentu aja yang memperoleh anugerah buat memandang malam yang indah ini. hikmah dan juga berkat malam lailatul qodar ini sangat besar karna benda siapa yang mendapatkanya hendak sama dengan ibadah penuh dalam waktu seribu bulan. hingga dari itu malam yang istimewa ini diucap pula malam seribu bulan.

dalam suatu hadis yang diriwayatkan imam bukhari, rasulullah saw bersabda, “carilah di 10 hari terakhir, bila tidak sanggup hingga jangan hingga terluput 7 hari sisanya. ” (hr bukhari 4/221 dan juga muslim 1165).
malam yang istimewa itu masih menggambarkan ciri tanya, dan juga tidak dikenal secara tentu kapan datangnya.

tetapi, menjelang akhir ramadhan, rasulullah saw lazimnya lebih fokus beribadah, paling utama 10 malam terakhir. perihal ini sebagaimana yang disebutkan ‘aisyah:
“nabi muhammad saw kala merambah 10 malam terakhir bulan ramadhan memilah fokus beribadah, mengisi malamnya dengan dengan ibadah, dan juga membangunkan keluarganya buat turut beribadah, ” (hr al - bukhari).

dalam suatu cerita dikisahkan kalau rasulullah saw lagi duduk i’tikaf tadi malam suntuk pada hari - hari terakhir bulan suci ramadhan. para teman juga tidak sedikit yang menjajaki apa yang dicoba rasulullah.

kala rasulullah berdiri shalat, para teman pula menunaikan shalat. kala dia menegadahkan tangannya buat berdoa, para teman juga serempak mengamininya.
dikala itu langit mendung tidak berbintang. angin juga meniup tubuh - tubuh yang penuhi masjid. dalam riwayat tersebut malam itu merupakan malam ke - 27 dari bulan ramadhan.

dikala rasulullah saw dan juga para teman sujud, seketika hujan turun cukup deras. masjid yang tidak beratap itu jadi tergenang air hujan. salah seseorang teman terdapat yang mau membatalkan shalatnya, dia bermaksud mau berteduh dan juga lari dari shaf, tetapi hasrat itu digagalkan karna ia memandang rasulullah saw dan juga teman yang lain senantiasa sujud dengan khusuk tidak bergerak.

baca pula : tidak hendak tersentuh api neraka, orang yang mempunyai mata ini

air hujan juga terus menjadi menggenangi masjid dan juga membasahi segala badan rasulullah saw dan juga para teman - temannya yang berposisi di dalam masjid tersebut, hendak namun rasulullah saw dan juga para teman senantiasa sujud dan juga tidak beranjak sedikitpun dari tempatnya.

dia basah kuyup dalam sujud. tetapi sama sekali tidak bergerak. seolah - olah dia lagi asik masuk kedalam sesuatu alam yang melupakan segala - galanya. dia lagi masuk kedalam sesuatu alam keelokan. dia lagi diliputi oleh sinar ilahi.

dia cemas keelokan yang dia saksikan ini hendak lenyap bila dia bergerak dari sujudnya. dia cemas sinar itu hendak lenyap bila dia mengangkut kapalanya. dia terpaku lama sekali di dalam sujudnya. sebagian teman terdapat yang tidak kokoh menggigil kedinginan. kala rasulullah saw mengangat kepala dan juga mengakhiri shalatnya, hujan juga menyudahi mendadak.

anas bin malik, teman rasulullah saw bangun dari tempat duduknya dan juga berlari mau mengambil baju kering buat rasulullah saw. tetapi dia juga mencegahnya dan juga mengatakan “wahai anas bin malik, janganlah engkau mengambilkan suatu untukku, biarkanlah kita bersama basah, nanti pula baju kita hendak kering dengan sendirinya”.

apa yang dicoba rasulullah saw ini menampilkan betapa banyak hikmah dan juga rahasia di balik malam seribu bulan. masyaallah, keelokan malam yang istimewa ini begitu diluar ide benak manusia.






(Sumber: wajibbaca. com/2016/07/rasulullah-pernah-melihat-keindahan. html)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman