TUTUP!!! Klik 2x...

Belajar Sabar Dari Istri Nabi Ayyub

Iblis senantiasa mengusik manusia supaya jauh dari allah swt. perihal itu pula yang dikerjakannya kepada rahmah binti ifrayim. iblis membujuknya supaya menyuruh suaminya suduh kepada iblis. beruntung si suami dapat memecahkan kedok sang iblis sampai - sampai keluarganya selamat.

salah satu perempuan yang dikisahkan dalam al - qur’an merupakan rahmah binti ifrayim, cucu nabi yusuf as dan juga istri dari nabi ayyub as. walaupun terlahir dari generasi nabi, tetapi iblis tidak gentar menggoda rahmah yang diketahui bagaikan istri yang salehah tersebut.

ketika itu, rahmah menempuh hidup seakan dalam kesempurnaan. dia bergelimang harta kekayaan, anak yang banyak, dan juga mempunyai suami yang dinaikan allah bagaikan salah satu nabi - nya. itu yang buatnya bersyukur dan juga terus menjadi tekun beribadah.

digoda iblis
tetapi, allah mempunyai rencana lain terhadap rahmah dan juga keluarganya. sesuatu dikala harta kekayaannya habis dibakar sampai - sampai hiduplah rahmah dalam kemiskinan. namun itu tidak membikin keimanan rahmah goyah, malah dia dapat tabah dan juga meyakini seluruh suatu miliknya pada hakikatnya merupakan kepunyaan allah swt.

tetapi, allah terus menguji keimanan rahmah. seluruh anaknya yang banyak datang – datang wafat dunia dalam waktu yang relatif pendek dan juga seiring.

awal mulanya rahmah terasa berkecil hati, tetapi dia dengan kilat bangkit dan juga meyakini bila anak menggambarkan titipan allah semata. dia juga terus menjadi giat beribadah.

tes selanjutnya tiba berupa suaminya yang hadapi sakit aneh dan juga meluas. dampaknya dia dan juga suaminya diisolasi masyarakat karna cemas tertular penyakit. rahmah juga dengan ikhlas menggendong suaminya dan juga berjuang mencari nafkah buat kehidupan mereka.

“wahai rahmah, apakah engkau menginginkan suamimu sembuh ? ” tanya seseorang kakek menghadiri rahmah.

“iya, aku mau suami aku sembuh dari penyakit anehnya, apa yang dapat aku jalani demi kesembuhan suamiku ? ” tanya balik rahmah.

“kalau begitu suruh suamimu sujud kepadaku, hingga suamimu hendak sembuh, terlebih lagi kalian hendak kaya berulang, ” jawab kakek tua itu.

sumpah nabi ayyub
rahmah bimbang dengan statment kakek yang tidak diketahui itu, karenanya dia menceritakannya kepada suaminya yang terbaring lemah. tetapi mendengar cerita istrinya, nabi ayyub nampak tidak suka. dia menarangkan kalau kakek tua itu merupakan jelmaan iblis yang bakal mengganti keyakinannya. karna ketidaksukaan itu nabi ayyub bersumpah buat memukul rahmah dengan seratus kali pukulan bila dia sembuh nanti.

sesuatu hari, kala rahmah kembali dari bekerja, dia mengalami orang asing yang tengah salat di dalam rumahnya. rahmah terperanjat sambil menunggu lelaki misterius itu tuntas salat.

“wahai orang asing, siapa dirimua dan juga apa tujuanmu tiba ke rumahku ? ” yanya rahmah penuh waspada

laki – laki itu menoleh dengan senyuman yang manis, tetapi tidak terdapat sepatah kata juga keluar dari mulutnya.

“ceritakan apa maksudmu dan juga di mana suamiku berposisi ? ” cecar rahmah dengan persoalan lain.

“sayalah suamimu, ” jawab lelaki itu penuh wibawa.

“tidak bisa jadi, walaupun kalian mirip dengan suamiku, tetapi dikala ini suamiku tengah sakit keras, mustahil kalian merupakan suamiku. ” kata rahmah

“demi allah, wahai istriku, aku suamimu, allah swt telah membagikan kesembuhan kepadaku. ” kata nabi ayyub meyakinkan

berakhir bahagia
sehabis percaya bila orang asing itu benar suaminya, rahmah lekas menghambur kepada nabi ayyub, dia setelah itu bersyukur kepada allah swt.

keluarga rahmah kesimpulannya dilimpahkan berulang rejeki dari allah dengan amat berlimpah. dan juga rahmah juag ditakdirkan berbadan dua dan juga mempunyai banyak anak lagi. mengalami karunia yang tidak terhingga itu, rahmah bersyukur kepada allah dengan amat mendalam.

cerita istri salehah yang dipukul seikat rumput oleh nabi ayyub itu diabadikan dalam al - qur’an, “dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumpur) , hingga pukullah dengan itu dan juga janganlah kalian melanggar sumpah. sebetulnya kami dapati ia (ayyub) seseorang yang tabah. dialah sebaik – baik hamba. sebetulnya ia sangat taat (kepada tuhan - nya) , ” (qs shaad (38) : 44)

nah, mudah - mudahan cerita ini dapat jadi inspirasi dan juga pula motivasi untuk kita seluruhnya, dan juga butuh diperuntukan suatu renungan suatu ketaatan dan juga pula kesabaran hendak mengalahkan seluruh tes yang kita hadapi, cobalah buat meniru kesabaran nabi ayyub dan juga pula istrinya rahmah dalam mengalami tes keluarga.





(sumber: hanyatauaja. blogspot. co. id)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman