TUTUP!!! Klik 2x...

Cepatlah Menikah, Maka Hidup Kamu Akan Berkah dan Indah

Islam merupakan agama yang umum. agama yang mencakup seluruh sisi kehidupan. tidak terdapat sesuatu masalahpun dalam kehidupan ini yang tidak dipaparkan. dan juga tidak terdapat satupun permasalahan yang tidak dijamah nilai islam, walaupun permasalahan tersebut terlihat kecil dan juga sepele (ringan). seperti itu islam, agama yang berikan rahmat untuk sekaligus alam.

menikah menggambarkan jalur yang amat berkah dan juga amat indah dalam upaya merealisasikan dan juga melindungi kehormatan. dengan menikah seorang dapat terpelihara pribadinya dari apa yang diharamkan allah swt.

oleh karena seperti itu rasulullah mendesak buat memesatkan nikah, memudahkan jalur untuknya dan juga memberantas kendala - kendalanya. nikah menggambarkan jalur fitrah yang dapat menyelesaikan gejolak biologis dalam diri manusia.

nikah mengangkut cita - cita luhur yang setelah itu dari persilangan syar’i tersebut sejoli suami istri mampu menciptakan generasi. lewat kedudukannya bumi ini jadi terus menjadi semarak. perkawinan menggambarkan perkara berarti dan juga besar. ‘aqad nikah (perkawinan) merupakan bagaikan sesuatu perjanjian yang kuat dan juga suci.

“bagaimana kalian hendak mengambilnya berulang, sementara itu sebagian kalian telah berteman (bercampur) dengan yang lain bagaikan suami istri dan juga mereka (istri - istrimu) telah mengambil dari kalian perjanjian yang kuat”.
(an - nisaa’ (4) : 21).

agama islam merupakan agama fitrah dan juga manusia diciptakan allah ta’ala sesuai dengan fitrah ini. karna itu allah subhanahu wa ta’ala menyuruh manusia menghadapkan diri ke agama fithrah supaya tidak terjalin penyelewengan dan juga penyimpangan. dengan demikian manusia mampu berjalan di atas fitrahnya tersebut.

”maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (allah) ; (tetaplah atas) fitrah allah yang telah menghasilkan manusia bagi fitrah itu. tidak terdapat pergantian pada fitrah allah. (seperti itu) agama yang lurus ; namun mayoritas manusia tidak mengetahui”. (qs. ar - ruum (30) : 30).

islam telah menjadikan jalinan perkawinan yang legal bersumber pada al - qur’an dan juga as - sunnah bagaikan salah satunya fasilitas buat penuhi tuntutan naluri manusia yang amat asasi dan fasilitas buat membina keluarga yang islami. penghargaan islam terhadap jalinan perkawinan besar sekali, sampai - sampai jalinan itu diresmikan sebanding dengan setengah agama.

anas bin malik ra mengatakan: “telah bersabda rasulullah saw : barangsiapa menikah, hingga dia telah memenuhi setengah dari agamanya. dan juga hendaklah dia bertaqwa kepada allah dalam memelihara yang setengahnya lagi”.

anas bin malik ra mengatakan: “rasulullah saw memerintahkan kami buat nikah dan juga melarang kami membujang dengan larangan yang keras”. dan juga dia bersabda: “artinya : nikahilah wanita yang banyak anak dan juga penyayang. karna saya hendak berbanggga dengan banyaknya umatku dihadapan para nabi nanti di hari kiamat”. (hadits riwayat ahmad dan juga dishahihkan oleh ibnu hibban).

“dan kawinkanlah orang - orang yang sendirian di antara kalian dan juga orang - orang yang layak (berkawin) dari hamba - hamba sahayamu yang pria dan juga wanita. bila mereka miskin allah hendak memampukan mereka dengan karunia - nya. dan juga allah maha luas (pemberian - nya) lagi maha mengetahui”. (an - nur (24) : 32).

rasulullah saw memantapkan janji allah itu dengan sabdanya: “ada 3 kalangan manusia yang berhak allah tolong mereka, ialah seseorang mujahid fi sabilillah, seseorang hamba yang menebus pribadinya biar merdeka, dan juga seseorang yang menikah karna mau memelihara kehormatannya”. (hadits riwayat ahmad).

marilah kita berupaya buat merealisasikan perkawinan secara islam dan juga membina rumah tangga yang islami. di samping itu harus untuk kita meninggalkan ketentuan, tatacara, upacara dan juga adat istiadat yang berlawanan dengan islam. cuma islam salah satunya ajaran yang benar dan juga diridhoi allah swt.

“ya tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri - istri dan juga generasi yang melegakan hati kami, dan juga jadikanlah kami imam untuk orang - orang yang bertaqwa”. (qs. al - furqan ; 25: 74 ).

siapapun kamu dan juga whatever yang kamu kerjakan, hingga hasilnya terserah allah swt, karna dialah dzat yang maha ketahui apa yang tersadu buat kamu, walaupun kamu menggap suatu itu baik, hingga belum tentu dihadapan allah. maksudnya penyerahan diri secara keseluruhan kepada allah swt, merupakan keniscayaan. serahkan hasilnya kepada allah, tentu kamu menemukan yang tersadu.





(sumber: mediasi. me)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman