TUTUP!!! Klik 2x...

Dr Ahmed Al-Qadhi, Seorang Peneliti Mengatakan Mendengarkan Al Quran Bisa Jadi Terapi

Dalam islam benar kita senantiasa diajarkan supaya istiqomah membaca (AL) quran tiap hari. orang yang membaca (AL) quran hendak memperoleh ketenangan hati. serupa banyak dipaparkan dalam firman - firman allah swt, serupa di tulisan (AL) anfal ayat 10,

maksudnya : dan juga allah tidak menjadikannya (mengirim bala dorongan itu) , melainkan bagaikan laporan gembira dan juga supaya hatimu jadi tenteram karenanya. dan juga kemenangan itu cumalah dari sisi allah. sebetulnya allah maha perkasa lagi maha bijaksana.

ayat diatas secara jelas mencerahkan kalau allah mengirim dorongan berbentuk wahyunya, ialah kitab suci (AL) quran yang dimaksudkan bagaikan petunjuk hidup manusia supaya hati kita jadi tenang karenanya.
dan juga masih banyak lagi di sebagian ayat - ayat al - qur’an yang menarangkan tentang ketenangan hati dan juga berdzikir tercantum membacanya, serupa: an nahl [16: 106], (AL) maidah [5: 113], ali imron [3: 103, 126], dan juga al - fath [48: 18].

nyatanya perihal ini baru ditemui oleh para ilmuan, the islamic organisation for medical sciences di kuwait mengumumkan hasil riset sains yang meyakinkan kalau orang non - muslim yang tidak paham bahasa arab mempunyai dampak pengobatan dan juga menenangkan.

baca pula : [kisah] trik simpel, memandang nasib dan juga mengerti kehidupan

dikutip everymuslim, assistant secretary general dokter ahmed rajai al - jindi, riset dicoba oleh periset sains kedokteran dokter ahmed al - qadhi, yang mempresentasikan hasil utama dari riset buat suatu konferensi spesial yang diselenggarakan oleh warga islam di amerika utara.

dokter al - jindi berkata percobaan yang dicoba oleh dokter al - qadhi meyakinkan kalau pergantian fisiologis terjalin pada sistem saraf otak dari ilustrasi penderita yang mencermati pembacaan alquran kala lagi dipantau oleh sistem yang amat mutahir di klinik yang terletak di panama city di negeri penggalan as dari florida.

ia menampilkan kalau periset melaksanakan 120 eksperimen pada 5 sukarelawan dari 2 tipe kelamin, kelompok umur yang berubah, yang non - muslim dan juga tidak paham bahasa arab. percobaan yang dicoba mengaitkan pembacaan ayat - ayat alquran berbarengan dengan bacaan arab biasa.

para subjek percobaan yang tidak dapat membedakan antara teks alquran dan juga bacaan arab. dokter kedokteran islam berkata percobaan yang dicoba oleh dokter al - qadhi meyakinkan kalau terdapat 97 % dampak positif pada subjek percobaan yang mencermati teks dari alquran dibanding dengan yang cuma mencermati bacaan arab.

jadi apa lagi yang kita ragukan, bila masih meragukan kebenaran isinya hingga sudah bermacam riset diadakan buat menggali kebenaran (AL) quran, yang salah satunya merupakan kebenaran tersebut. dan juga belum sempat ditemui terdapatnya perihal yang salah dalam (AL) quran.




(Sumber: www. wajibbaca. com/2016/08/dr-ahmed-al-qadhi-seorang-peneliti. html)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman