TUTUP!!! Klik 2x...

Inilah Masjid Tiban di Malang yang Konon Dibangun Dalam 1 Malam

Bila berkunjung ke malang, jangan kaget bila mendengar cerita terdapatnya masjid yang dibentuk dalam tadi malam. masjid tiban ataupun yang pula diketahui bagaikan masjid jin ini terletak di jalur wakhid hasyim gang anggur no 10, desa sananrejo kecamatan turen kabupaten malang.

masjid megah setinggi 10 lantai ini berdiri di tengah permukiman penduduk. julukan masjid tiban disematkan pada masjid ini karna pembangunannya yang sangat kilat.

warga tidak sempat memandang terdapatnya proyek pembangunan di posisi itu. tetapi dalam tadi malam, seketika berdiri bangunan di tengah rumah permukiman masyarakat. masjid yang sekalian pondok pesantren tersebut saat ini ramai didatangi warga dari bermacam wilayah di jawa timur. tidak hanya karna cerita gaib yang tersebar, wisatawan pula penasaran memandang langsung bangunan masjid yang unik.

iphoenk hd purwanto, santri yang biasa jadi pemandu di masjid membantah cerita yang santer tersebar itu. baginya pembangunan masjid benar tidak mengaitkan warga dekat dan juga tidak memakai alat - alat berat. “wajar bahwa warga tidak ketahui terdapat pembangunan masjid di balik pagar karna seluruh dikerjakan oleh santri, ” jelas laki - laki yang akrab disapa gus ipung ini.

nama pondok pesantren (ponpes) salafiyah ini merupakan bihaaru bahri ‘asali fadlaailir rahmah (bi ba’a fadlrah). nama itu memiliki arti lautannya lautan yang berasa madu dan juga mempunyai keutamaan kasih sayang. “rintisan ponpes diawali semenjak 1963, ” imbuh gus ipung.

baginya, cikal hendak masjid tiban berawal dari mushala yang kerap digunakan masyarakat setempat. owner mushala ialah romo kh rahmat bahru mafdoluddin sholeh dan juga istrinya hajjah luluk rifqoh angkatan laut (AL) mahbubah benar bernazar menjadikan mushala bagaikan pusat ibadah dan juga pembelajaran. saat ini, ponpes bi ba’a fardlah menampung 350 santri beserta keluarganya.

perencanaan pembangunan masjid juga tidak dapat sembarangan. penyebab ponpes yang oleh warga terpanggil rama kyai dan juga bu nyai membangun masjid dan juga ponpes bersumber pada shalat istikharah. tidak terdapat campur tangan arsitek terlebih perlengkapan berat sepanjang pembangunan masjid.

segala proses pembangunan mulai pembuatan batu bata, pembuatan ornamen masjid, sampai pengadukan semen dicoba secara manual oleh para santri. hingga dikala menginjakkan kaki ke komplek seluas 6, 5 hektar ini, wisatawan disuguhi arsitektur bangunan yang tidak biasa. “orang menyebutnya mirip kombinasi arsitektur timur tengah, thailand, dan juga jawa, ” jelas gus ipung.

wawan hermawan merupakan salah satu yang tiba karna penasaran dengan cerita gaib masjid ini. tidak terdapat kerasa cemas pada pribadinya dikala mendengar cerita tersebut. “semakin penasaran dan juga sehabis tiba seorang diri baru yakin masjid dibentuk manusia karna memandang orang - orang bekerja, ” ucapnya.





(sumber: republika. co. id)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman