TUTUP!!! Klik 2x...

Keistimewaan Mati di Hari Senin

Persoalan:

apa terdapat keutamaan mati hari senin? krn katanya nabi wafat hari senin.. apa benar tu?

jawaban:

bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, wa ba’du,

aisyah menjenguk abu bakr as - shiddiq radhiyallahu ‘anhu menjelang bapaknya meninggal.

kemudian dia bertanya,

فِى كَمْ كَفَّنْتُمُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم؟

berapa lembar kain yang kamu pakai buat mengkafani rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?

jawab aisyah, “tiga lembar kain putih tipe sahuliyah, tanpa terdapat pakaian ataupun imamah (tutup kepala). ”

abu bakr bertanya lagi,

فِى أَىِّ يَوْمٍ تُوُفِّىَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم؟

hari apa rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal?

jawab a’isyah, “hari senin. ”

abu bakr tanya lagi,

فَأَىُّ يَوْمٍ هَذَا؟

“sekarang hari apa? ”

jawab aisyah, “sekarang senin. ”

kemudian abu bakr berkata,

أَرْجُو فِيمَا بَيْنِى وَبَيْنَ اللَّيْلِ

“saya berharap mati saat sebelum malam ini. ”

kemudian dia kain yang lagi dia gunakan, yang terdapat sisa minyak za’faran. kemudian dia berkata,

اغْسِلُوا ثَوْبِى هَذَا ، وَزِيدُوا عَلَيْهِ ثَوْبَيْنِ فَكَفِّنُونِى فِيهَا

“cucikan kain ini, dan juga tambahkan 2 lembar kain yang lain, kemudian pakai buat mengkafaniku. ”

kata aisyah,

“kain ini sudah usang. ”

jawab abu bakr,

إِنَّ الْحَىَّ أَحَقُّ بِالْجَدِيدِ مِنَ الْمَيِّتِ ، إِنَّمَا هُوَ لِلْمُهْلَةِ

“yang hidup lebih layak buat mengenakan yang baru dari pada yang mati. kafan cuma buat membungkus nanah dan juga cairah mayat. ”

aisyah berkata,

senin sore harinya, abu bakr wafat dan juga dimakamkan saat sebelum subuh. (hr. bukhari 1387)

dalam hadis ini, abu bakr as - shiddiq berharap dapat wafat hari senin. supaya sama serupa rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. yang ini diperuntukan dalil sebagian ulama tentang anjuran mati hari senin.

al - hafidz ibnu hajar menukil penjelasan ibnul munayir,

قال الزين بن المنير: تعين وقت الموت ليس لأحد فيه اختيار، لكن في التسبب في حصوله مدخل كالرغبة إلى الله لقصد التبرك، فمن لم تحصل له الإجابة أثيب على اعتقاده

zain ibnul munayir berkata, “menentukan kapan hendak mati, di luar opsi siapapun manusia. cuma aja, terdapat ruang dalam wujud berupaya mencari karena. serupa berharap kepada allah, dengan tujuan memperoleh berkah. bila nyatanya tidak diijabahi, ia menemukan petunjuk karna keyakinannya. ” (fathul bari, 3/253).

allahu a’lam.




(sumber: konsultasisyariah. com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman