TUTUP!!! Klik 2x...

Saat Seseorang Tambah Imannya, Hidup Makin Banyak Ujian atau Makin Mudah?

Sebagian kalangan muslimin mengira kalau kecintaan allah ta’ala senantiasa ditunjukkan dengan pemberian sekian banyak harta dan juga karunia duniawi yang lain. mereka berpikir, terus menjadi disayang oleh allah ta’ala hingga terus menjadi banyak hartanya dan juga terus menjadi miskin bermakna kalau seorang tidak menemukan cinta - nya.

sementara itu, asumsi ini salah belaka. allah ta’ala berubah dengan makhluk - nya. terlebih lagi kerap kali, ia melimpahkan kesukaran hidup kepada siapa yang ia cintai.

berikut transkrip kajian terpaut konsep cinta yang di informasikan oleh ustadz oemar mita lc.

jangan sempat menyangka kalau orang yang menemukan rezeki lebih banyak dari kita berarti lebih disayang oleh allah. tidak! karna konsep cinta allah ta’ala berubah dengan konsep cintanya makhluk.

tatkala kita setuju kalau konsep cinta allah ta’ala berubah dengan kosep cintanya makhluk. ayo kita perhatikan gimana konsep cinta - nya allah kala ia menyayangi seseorang hamba. karna bila kita tidak mengerti perihal ini, kita hendak kaget. karna hendak banyak masalah yang tidak sempat diprediksi tiba dikala kita (mulai) membetulkan hidup kita.

karna beriman kepada allah ta’ala bukan berarti membikin hidup kita mudah. tetapi malah, tatkala kita beriman dan juga mau membetulkan hidup dan juga mengoreksinya, sering - kali hendak banyak kesulitan - kesulitan yang menghadiri kehidupan kita.

mengapa? karna konsep cinta allah ta’ala sebagaimana disebutkan oleh rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits, “sesungguhnya bila allah ta’ala telah menyayangi salah seseorang makhluk - nya, hingga allah ta’ala tentu mengujinya. bila orang tersebut ridha (dengan tes yang dikasih) , hingga allah ta’ala hendak meningkat ridha kepadanya. dan juga bila ia murka (dengan tes yang dikasih) , hingga ia hendak mengalami allah ta’ala lebih murka padanya. ”

terus menjadi kita beriman kepada allah ta’ala, dan juga terus menjadi kita dicintai karna iman yang dipunyai, sebetulnya allah ta’ala hendak menyulitkan kita dengan bermacam berbagai tes. kenapa allah ta’ala mempersulit kehidupan seorang kala dia beriman?

karna allah ta’ala bakal menguji, apakah cintanya seseorang makhluk kepada - nya menggambarkan intensitas ataupun cuma perkataan.

bila seorang cuma mengatakan ‘aku cinta kepada allah’ kemudian ditiinggalkan (tidak meyakinkan cintanya) , hingga mana yang betul - betul cintanya dan juga mana yang palsu cintanya?

makanya, allah ta’ala hendak membagikan tes kepada siapa yang ia cintai.

dan juga ingatlah, kadang - kadang, tatkala dulu belum kenali ilmu, sering - kali hidup kita gampang. kenapa? karna bagi kita, seluruhnya dibolehkan. tetapi sehabis belajar, kesimpulannya banyak masalah yang awal mulanya boleh dikala diri masih bodoh jadi terlarang sehabis kita mengenali ilmunya.

karna benar tidak gampang jadi orang berilmu dan juga tidak gampang jadi orang yang dicintai allah ta’ala. tetapi yang amat tentu, orang yang dicintai allah ta’ala nanti memperoleh kehidupan yang amat nikmat di akhirat. karena balasan yang allah ta’ala bagikan kepada hamba - nya yang memperoleh tes yakni surga.

wallahu a’lam.




(sumber : kisahikmah. com )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman