TUTUP!!! Klik 2x...

Tangan Si Tukang Batu Yang Dicium Rasulullah SAW - Kisah Islami

Cerita teladan islami kali ini hendak membagi tentang sang tukang batu yang di cium rasulullah. diriwayatkan pada dikala itu rasulullah baru datang dari tabuk, peperangan dengan bangsa romawi yang sering menebar ancaman pada kalangan muslimin. banyak teman yang turut beserta nabi dalam peperangan ini. tidak terdapat yang tertinggal kecuali orang - orang yang berhalangan dan juga terdapat uzur.

dikala mendekati kota madinah, di salah satu sudut jalur, rasulullah berjumpa dengan seseorang tukang batu. kala itu rasulullah memandang tangan buruh tukang batu tersebut melepuh, kulitnya merah kehitam - hitaman serupa terpanggang matahari.

si manusia agung itupun bertanya, “kenapa tanganmu kesat sekali? ”

sang tukang batu menanggapi, “ya rasulullah, pekerjaan aku ini membelah batu tiap hari, dan juga belahan batu itu aku jual ke pasar, kemudian hasilnya aku pakai buat berikan nafkah keluarga aku, karna seperti itu tangan aku kesat. ”

rasulullah merupakan manusia amat mulia, namun orang yang amat mulia tersebut begitu memandang tangan sang tukang batu yang kesat karna mencari nafkah yang halal, rasul juga menggenggam tangan itu, dan juga menciumnya seraya bersabda,

“hadzihi yadun la tamatsaha narun abada”, ‘inilah tangan yang tidak hendak sempat dijamah oleh api neraka selama - lamanya’.

* rasulullah tidak sempat mencium tangan para pemimpin quraisy, tangan para pemimpin khabilah, raja ataupun siapapun. sejarah mencatat cuma putrinya fatimah az zahra dan juga tukang batu seperti itu yang sempat dicium oleh rasulullah. sementara itu tangan tukang batu yang dicium oleh rasulullah malah tangan yang telapaknya melepuh dan juga kesat, kapalan, karna membelah batu dan juga karna kerja keras.

sesuatu kala seseorang pria melintas di hadapan rasulullah. orang itu di tahu bagaikan pekerja yang aktif dan juga tangkas. para teman setelah itu mengatakan, “wahai rasulullah, andai bekerja serupa dicoba orang itu mampu digolongkan jihad di jalur allah (fi sabilillah) , hingga alangkah baiknya. ” mendengar itu rasul juga menanggapi, “kalau dia bekerja buat menghidupi anak - anaknya yang masih kecil, hingga itu fi sabilillah; bahwa dia bekerja buat menghidupi kedua orang tuanya yang sudah lanjut umur, hingga itu fi sabilillah; bahwa dia bekerja buat kepentingan pribadinya seorang diri supaya tidak meminta - minta, hingga itu fi sabilillah. ” (hr thabrani)

* orang - orang yang pasif dan juga malas bekerja, sebetulnya tidak menyadari kalau mereka telah ketiadaan sebagian dari harga pribadinya, yang lebih jauh menyebabkan kehidupannya jadi mundur. rasulullah sangat prihatin terhadap para pemalas.

”maka apabila telah dilaksanakan shalat, bertebaranlah kam di wajah bumi dan juga carilah karunia allah dan juga ingatlah allah banyak - banyak biar kalian beruntung”. (qs. al - jumu’ah 10)

”dan allah menjadikan bumi untukmu bagaikan hamparan, biar kalian menempuh jalan - jalan yang luas di bumi ini”. (qs nuh19 - 20)

* ”siapa aja pada malam hari bersusah payah dalam mencari rejeki yang halal, malam itu dia diampuni”. (hr. ibnu asakir dari anas)

”siapa aja pada sore hari bersusah payah dalam bekerja, hingga sore itu dia diampuni”. (hr. thabrani dan juga lbnu abbas)

”tidak terdapat yang lebih baik untuk seorang yang makan suatu santapan, tidak hanya santapan dari hasil usahanya. dan juga sebetulnya nabiyullah daud, senantiasa makan dan juga hasil usahanya”. (hr. bukhari)

”sesungguhnya di antara dosa - dosa itu, terdapat yang tidak mampu terhapus dengan puasa dan juga shalat”. hingga para teman juga bertanya: “apakah yang mampu menghapusnya, wahai rasulullah? ” dia menanggapi: ”bersusah payah dalam mencari nafkah. ” (hr. bukhari)

”barangsiapa yang bekerja keras mencari nafkah buat keluarganya, hingga sama dengan pejuang dijaian allah ‘azza wa jalla”. (hr. ahmad)

demikian lah sebagan kecil tentang cerita teladan islami supaya kita terus menjadi ketahui dan juga terus menjadi aktif dalam mencari rizki allah yang halal dan juga berkah.






(sumber : duniaislam. org )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman