TUTUP!!! Klik 2x...

Wajah Nabi Muhammad Tidak Boleh Dilukis, KENAPA ?

Jawaban simple - nya: dikala nabi muhammad saw hidup, tidak terdapat seseorang juga yang sempat melukis mukanya, dan juga pula kamera photo belum lagi ditemui. jadi seperti itu sesungguhnya duduk perkaranya. dan juga dengan permasalahan itu sesungguhnya kita wajib bangga. karena keharaman menggambar muka nabi saw malah menggambarkan fakta otentik betapa islam amat melindungi ashalah (originalitas) sumber ajarannya.

larangan melukis nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam terpaut dengan keharusan melindungi kemurnian ‘aqidah kalangan muslimin. sebagaimana sejarah permulaan munculnya paganisme ataupun penyembahan kepada berhala merupakan dibuatnya lukisan orang - orang sholih, ialah wadd, suwa’, yaguts, ya’uq dan juga nasr oleh kalangan nabi nuh ‘alaihis salam. benar pada dini peristiwa, lukisan tersebut cuma sekadar dipakai buat mengenang kesholihan mereka dan juga belum disembah.

namun sehabis generasi ini musnah, timbul generasi selanjutnya yang tidak paham tentang iktikad dari generasi sebelumnya membikin gambar - gambar tersebut, setelah itu syetan menggoda mereka supaya menyembah gambar - gambar dan juga patung - patung orang sholih tersebut.

melukis nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dilarang karna dapat membuka pintu paganisme ataupun berhalaisme baru, sementara itu islam merupakan agama yang amat anti dengan berhala.
“dari ‘aisyah radhiyallahu ‘anha, ia mengatakan : kala nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sakit, sebagian isteri dia menyebut - nyebut suatu gereja yang mereka amati di negara habasyah yang diucap dengan maria. ummu salamah dan juga ummu habibah radhiyallahu‘anhuma sempat menghadiri negara habasyah, mereka mengatakan tentang kebagusannya dan juga gambar - gambar yang terdapat di dalamnya. hingga dia juga mengangkut kepalanya, kemudian bersabda :

“itulah orang - orang yang apabila terdapat orang sholih di antara mereka yang mati, mereka membangun masjid di atas kuburannya setelah itu membikin gambar - gambarnya. seperti itu sejelek - jelek makhluk di sisi allah. ” ( hr. ahmad dan juga al - bukhari )

demikian rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencela kelakuan orang - orang pakar kitab yang mengkultuskan orang - orang sholih mereka dengan membikin gambar - gambarnya supaya dikagumi kemudian dipuja. rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
[muhammad_saw. jpg]

“barangsiapa menyamai sesuatu kalangan hingga ia tercantum kalangan mereka. ” ( hr. abu dawud )

dalam hadits yang lain, rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“janganlah kamu menyanjungku kelewatan sebagaimana orang - orang nashrani memuji putera maryam, karna saya cuma hamba - nya dan juga rasul utusan - nya. ” ( hr. ahmad dan juga al - bukhori )

seperti itu karena utama mengapa umat islam bersikeras melarang melukis rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ialah dalam rangka melindungi kemurnian ‘aqidah tauhid.

masih banyak karena yang yang lain dari larangan rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. di antara lain penggambaran diri rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak membuka kesempatan buat perbuatan penistaan terhadap individu dia. sebagaimana seorang yang benci kepada teman , tetapi karna tidak sanggup melampiaskan kebenciannya secara langsung, mereka lalu membikin serentetan penistaan terhadap gambar ataupun photo orang yang ia benci. apakah hendak ia ludahi ataupun ia injak - injak ataupun ia sobek - sobek ataupun ia bakar ataupun dibikin ka rikatur yang bernuansa pelecahan, dan juga sebagainya.

dengan tidak dilukisnya gambar rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, hingga tidak bisa jadi seorang yang kafir ataupun fasiq sanggup membikin cerminan muka rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karna cuma orang - orang yang benar imannya aja yang dapat melihat

dia :

“barangsiapa melihatku di dalam mimpinya, sebetulnya ia betul - betul melihatku, karna syetan tidak bisa jadi menyamai bentukku. ” ( hr. ahmad, al - bukhari, muslim, abu dawud ibnu majah dan juga ahmad )

dalam salah satu riwayat al - bukhari terdapat ekstra :

“dan mimpi seseorang mu’min merupakan seperempat puluh 6 penggalan dari kenabian. ”

apabila demikian keadaannya hingga tidak bisa jadi seseorang fasiq terlebih kafir dapat ketahui muka rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam andai mereka bermimpi sesuatu wujud manusia yang mengaku - aku bagaikan nabi muhammad saw hingga mampu diyakinkan kalau wujud itu merupakan syetan. karna walaupun tidak bisa jadi menyamai wujud rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun syetan dapat aja mengaku - aku bagaikan rasulullah. kemudian gimana kita mengenali bahwa wujud yang mengaku rasulullah di dalam mimpi kita merupakan betul - betul asli rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? triknya merupakan dengan dicocokkan dengan hadits - hadits syamail yang shohih, ialah hadits - hadits yang bertutur tentang identitas rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

terdapat juga karikatur yang digambar oleh orang - orang kafir dan juga mu - nafiq merupakan kebohongan, karna gimana bisa jadi mereka dapat menggambar muka rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebaliknya buat melihatnya aja mereka tidak bisa jadi dapat ? ! ! ! hingga yakinlah kalau apa yang mereka lukis dan juga apa yang mereka buat karikaturnya tentu bukan rasulullah saw

keharaman buat menggambar nabi muhammad saw dan juga pula nabi - nabi yang lain, oleh para ulama diresmikan bersumber pada kemustahilan buat membenarkan kalau gambar itu betul - betul yang sesungguhnya. mengingat tidak terdapat satu orang juga orang di dunia ini yang ketahui muka para nabi. karna tidak satu juga yang dikala para nabi itu hidup yang sampai saat ini ini masih hidup.

seluruh lukisan dan juga gambar tentang para nabi itu 100 persen bukan muka mereka. dan juga bagi para ulama, bahwa juga gambar - gambar itu dilukis, sama sekali bukan gambar nabi, melainkan hayal dan juga imajinasi pelukisnya.

seandainya yang digambar itu cuma orang biasa yang bukan nabi, bisa jadi perkaranya tidak serumit bahwa yang digambar itu nabi. menggambar ataupun melukis muka seseorang nabi merupakan suatu kerumitan tertentu dari segi hukum. bisa jadi kamu bertanya, kenapa wajib jadi rumit? bukannah tujuan menggambar nabi itu baik, ialah supaya lebih mendekatkan kita kepada wujud nabi itu?

ya, perkaranya jadi rumit lantaran seseorang nabi merupakan pembawa risalah formal dari allah. hingga bukan cuma pembicaraannya aja yang jadi dimensi, namun seluruh tindak tanduk dan juga terlebih lagi sampai permasalahan muka dan juga potongan badannya, merupakan penggalan utuh dari risalah itu.

penggambaran muka dan juga badan seseorang nabi, sedikit banyak amat mempengaruhi kepada esensi syariat yang disampaikannya. mengingat di setelah itu hari sehabis wafatnya para nabi itu, banyak orang yang berdusta tentang nabi. baik dusta tentang perkataannya, perbuatannya, taqrirnya (perilaku) , tercantum berbohong tentang keadaan fisiknya.

dan juga perbuatan berbohong atas apa yang apa yang dibawa oleh seseorang nabi menggambarkan dosa yang sangat sungguh - sungguh. ancamannya tidak tanggung - tanggung, ialah peran di dalam neraka.

“siapa yang berbohong tentang saya secara terencana, hingga hendaklah ia mempersiapkan tempatnya di neraka”. (hr bukhari muslim)

dengan bersumber pada hadits ini, hingga para ulama setuju buat mengharamkan gambar nabi muhammad saw, pula gambar para nabi yang lain. mengingat tidak terdapat seseorang juga manusia yang hidup di era ini yang sempat memandang muka nabi muhammad saw dan juga pula nabi yang lain. dari mana lukisan nabi itu didapat, bahwa bukan dari hayal dan juga imajinasi? hayal dan juga imajinasi pada hakikatnya merupakan kebohongan, walaupun niatnya bisa jadi baik.

kita dapat simpulkan kalau haramnya menggambar muka seseorang nabi, bukan sekedar karna ditakutkan kalau gambar hendak menghina nabi, melainkan permasalahan keaslian dan juga kejujuran gambar itu seorang diri. kalau tidak terdapat kebenaran dalam gambar itu dan juga gambar itu bukan gambar nabi. [nabawia





(sumber: http: //www. muslimhebat. com/wajah - nabi - muhammad - tidak - boleh - dilukis - kenapa. html)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman