TUTUP!!! Klik 2x...

KH Anwar Zahid: Jauhi Islam Suhu Pendek!

Dai tersohor kh anwar zahid yang mengisi pengajian universal dalam rangka khitanan massal dan juga santunan yatama di desa bandungrejo kecamatan kalinyamatan kabupaten jepara, jawa tengah, berpendapat soal pertumbuhan politik di tanah air.

baginya, kalangan muslim tidak butuh turut campur dalam problem yang lagi hits di media, utamanya di jakarta. kiai asal bojonegoro jawa timur itu menegaskan, negeri indonesia sudah dijajah ratusan tahun oleh penjajah. salah satu pemicu yang memuluskan proses penjajahan tersebut yakni rakyat indonesia amat gampang buat diadu domba.

adu domba menggunakan isu perbandingan pandangan hidup, beda agama, ataupun beda panutan. “apalagi sesama islam gampang sekali diadu domba hingga agama yang lain hendak tepuk tangan menertawakan kita, ” katanya kepada ribuan jamaah yang muncul.

kiai yang populer dengan guyonan “qulhu ae lek” itu pula prihatin dengan apa yang dia sebut dengan kelompok “islam temperatur pendek”. setimpal dengan namanya, pengikut islam model ini bila disulut sedikit aja hendak langsung “meledak”. begitu kiai anwar zahir membahasakan keadaan umat islam dikala ini yang mudah panik, dan juga marah.

dia pula menyinggung soal polemik yang baru - baru ramai di media massa tentang statment basuki tjahaja purnama ataupun ahok. apabila statment ahok dikira bagaikan penistaan agama, kata kiai anwar, sudah serahkan kepada ulama dan juga aparat yang terpaut menanganinya.

“kita tidak harus ikut - ikutan. sudah terdapat yang mengurus seorang diri. suaramu gembar - gembor lho tidak hendak terdapat maksudnya, ” sindir kiai nyentrik ini supaya umat islam tidak gampang terbawa - bawa kondisi.

karna itu dia berulang menegaskan jangan gampang turut dalam aliran yang tidak jelas. pula, jangan gampang diadu domba. “jika kita gampang diadu domba berarti kita merupakan ‘domba’, ” tegasnya sambil disambut tawa hadirin.





(sumber: nu. or. id)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman