TUTUP!!! Klik 2x...

Ketika KH Maimun Zubair Ditanya tentang WAHABI, Jawabannya Sungguh Diluar Dugaan !!

Kh. maimun zubair ataupun biasa terpanggil mbah maimun merupakan wujud ulama’ yang unik, khas dan juga disegani. pesan - pesannya merakyat, bijak dan juga memegang. walaupun sering - kali menohok tetapi senantiasa santun dan juga melegakan, terus menjadi menaikkan kerasa kagum siapapun yang kenali dan juga menyimak pesan - pesannya.


suatu kejadian yang terjalin di sela - sela kegiatan seminar nasional dan juga bahsul masail islam nusantara di aula rektorat universitas negara malang (um) , malang, jawa timur, februari kemudian, (13/02). cerita ini diceritakan oleh kh azizi abdullah dari kediri, bersumber pada pengalamannya kala sowan kepada kh maimun zubair dalam suatu peluang.

kiai azizi dikala itu menanyakan hukum orang wahabi yang dalam pengetahuannya merupakan kafir karna telah mensyirik - syirikkan orang nu karna amaliahnya. sontak kiai maimun marah - marah dengan trik pandang kiai azizi ini.

“hei, mas, sampean jangan ngawur. wahabi itu bukan kafir, mas, tetapi berdosa. lha, orang berdosa itu: yaghfiru liman yasyaa’ wa yu’addzibu man yasyaa’. bahwa allah mengampuni, ya masuk surga, bahwa tidak diampuni ya neraka, ” kata mustasyar pbnu ini.

“kalau kafir kan tentu masuk neraka. sampean ini jangan main hukum kafir begitu aja, wong sampean aja belum tentu masuk surga. mengapa ngurusi teman , ” tambahnya lagi.

kiai maimun kemudian mengimbau kepada masyarakat, supaya tidak sangat turut campur dengan perkataan teman . menurutnya, yang berarti merupakan melindungi akidah diri seorang diri.

mendengar jawaban kiai maimun tersebut, kiai azizi mengaku insaf dari asal menghukumi orang.
“saya juga tobat, ” kata kiai azizi disambut tawa para hadirin.

pesan mbah maimun yang pantas direnungkan buat siapapun yang gampang mengkafirkan teman cuma karna tidak sepaham. dia menegaskan hendak berartinya membangun pemahaman diri buat tidak main - main dengan menghukumi teman dengan “kafir” dan juga tentang tidak berartinya padat jadwal ngurusi teman .

nyatanya benar, kita benar tidak pantas terasa amat benar, karna kita belum tentu masuk surga. masuk surga ataupun tidak, tergantung pada ridha dan juga pengampunan allah swt.





(sumber: serambimata. com )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman