TUTUP!!! Klik 2x...

AJAIB KASRIN SI TUKANG BECAK! Naik Haji Hilang di Rembang Muncul di Mekkah

Entah gimana kasrin ini berangkat haji. namun ini nyata karna dikala itu yang mengantar ratusan masyarakat tetangganya. kasrin bin sumarto (60) , masyarakat dukuh gembul, desa sumberejo, kecamatan pamotan, kabupaten rembang jawa tengah ini seketika berangkat naik haji. ia berangkat haji tanpa sempat lewat registrasi.
cerita ini begitu menghebohkan masyarakat di dekat kediamannya. tercantum posisi di mana pribadinya tiap hari menarik becak, ialah di daerah lasem, rembang. masyarakat menebak kasrin dapat berangkat haji karna dibantu makhluk lain.

terlebih lagi, sampai hari ini kasrin masih berposisi di mekah, berbarengan jutaan penduduk dunia ini, menunaikan ibadah haji. sebagian masyarakat di desanya tidak yakin kalau kasrin naik haji dan juga saat ini masih di mekkah.


rumah kasrin

baca pula : idul adha kemarin, terdapat kerbau kurban yang ditembak karna mengamuk dikala hendak disembelih

fitur desa sumberejo, kecamatan pamotan, siwoyo, mengaku pribadinya turut mengantar kasrin berangkat haji. tepatnya pada selasa (23/8/2016) kemudian. ”saya benar heran. sepanjang ini tidak sempat terdengar laporan kasrin bakal menunaikan ibadah haji. kapan mendaftarnya pula tidak dikenal, tercantum pula tidak sempat turut dalam manasik haji, ” terangnya.

malam itu siwoyo berbarengan ratusan masyarakat ikut membawakan kasrin ke masjid lasem, buat bersama - sama jamaah calon haji yang lain, yang hendak berangkat haji malam itu. ”ada banyak orang yang membawakan, kok. terdapat yang naik mobil serupa keluarganya, setelah itu minibus, dan juga terdapat yang naik truk dump. masih terdapat puluhan motor yang pula membawakan kasrin ke masjid lasem, tempat berkumpulnya jamaah yang bakal berangkat haji, ” tutur siwoyo dilansir koran muria.

siwoyo merupakan orang sebelah satu rt dengan kasrin. ia bagaikan fitur desa mengaku tidak sempat dimintai tolong buat urus administrasi registrasi haji sang kasrin itu. ”baik mulai dari desa ataupun ke tingkatan yang lain. itu yang membikin heran kami. karna bahwa benar berangkat haji, lazimnya kan mengurus surat - surat terlebih dulu. ini tidak terdapat sama sekali, ” terangnya.

walaupun dengan penuh kerasa keheranan, tetapi para orang sebelah tersebut senantiasa membawakan kasrin sampai ke masjid lasem. di sinilah keanehan mulai terjalin. kasrin dikenal tidak mengenakan seragam haji, seperti calon - calon haji yang lain. ia cuma berangkat dengan bawa kemeja putih, celana gelap, peci, dan juga tas kecil aja. ”pokoknya jauh dari cerminan orang yang ingin haji, ” katanya.

serasa tidak masuk ide. kasrin dapat begitu kilat hingga ke mekah, mendahului rekan - rekan jamaah yang lain dalam satu kloter " ketika itu. kepala desa (kades) kalitengah, kecamatan pancur, ansori yang pula saudara dari kasrin, menuturkan malam itu, selasa (23/8/2016) dirinyalah yang membawakan kasrin ke masjid lasem.

”berangkat dari rumah dekat jam 21. 00 waktu indonesia barat (WIB). waktu itu, menantunya yang ingin mengantar. tetapi karna terdapat halangan, tidak jadi. kesimpulannya aku yang mengantar, ” terangnya.

sembari terus menahan kerasa heran karna tidak yakin kasrin yang masih pakdenya itu berangkat haji, ansori terus mendampingi kasrin sampai di masjid lasem. terlebih lagi tas kecil kepunyaan kasrin, dibawa olehnya.

”waktu menunggu keberangkatan rombongan, seketika perut aku mules. aku lalu memohon saudara aku yang lain bernama lutfi, buat menunggu pakde. cuma aja, dikala berbarengan lutfi itu, pakde bilang hendak keluar masjid. dalihnya beli rokok. waktu dibuntuti lutfi, seketika aja pakde kasrin sudah tidak terdapat. ia menghilang begitu aja, ” paparnya.

dikala lagi mencari kasrin seperti itu, ansori diberitahu kalau orang yang dicarinya terdapat di penggalan selatan masjid lasem. tidak lama dicari ke posisi tersebut, terdapat yang berkata bila kasrin sudah naik bis rombongan haji asal kecamatan kragan/sarang. ia nampak duduk di balik sopir. terlebih lagi pernah melambaikan tangan berpamitan.

keanehan lain timbul, karna dekat jam 23. 00 waktu indonesia barat (WIB), kasrin dikenal menelepon keluarganya dan juga berkata sudah hingga di gedung haji rembang, tempat jamaah haji berkumpul. ia bilang siap buat diberangkatkan ke asrama haji donohudansolo. sementara itu, dikala itu rombongan haji dari masjid lasem belum berangkat. ”soalnya, pemberangkatan haji malam itu benar hendak dicoba jam 01. 30 waktu indonesia barat (WIB), ” kata ansori.

ansori kian kebimbangan, karna dekat jam 01. 30 waktu indonesia barat (WIB), ataupun pada rabu (24/8/2016) , kasrin menelepon kalau pribadinya sudah hendak berangkat ke mekah. tepatnya, kasrin berkata sudah naik pesawat. ia pula menggambarkan bila duduk berbarengan 4 orang jamaah calon haji yang lain.

”gimana tidak bimbang. ia menelepon dan juga bilang terdapat di dalam pesawat. sementara itu, setahu aku bahwa di dalam pesawat, seluruh telepon kan wajib dimatikan. tetapi dari suara - suara di pesawat, terdengar terdapat pramugari yang menawarkan santapan, memakaikan sabuk pengaman. terdengar jelas, ” terangnya.

baca pula : keputusan mui - wanita bersuami dilarang upload photo di media sosial

keanehan kian menggila. 2 hari usai keberangkatan, kasrin berkata sudah terdapat di mekah. terlebih lagi, kasrin menelepon pribadinya dan juga berkata hendak kembali sebentar. pribadinya hendak kembali sebentar, karna terdapat keluarga yang menginginkan pribadinya kembali.

”dia bilang ke aku, tunggu di jalur lasem. cocok harinya aku tunggu. eh, benar. pakde aku itu tiba bawa kardus besar. isinya teko, cawan, dan juga perabotan rumah tangga khas timur tengah. yang biasa dibawa oleh - oleh haji pokoknya. habis itu, pakde aku lenyap lagi, ” jelasnya.

ansori berkata pribadinya heran mengapa seluruh proses yang dijalankan kasrin berhaji, tidak serupa calon haji yang lain. terlebih lagi, pemakaian telepon genggam buat menghubungi keluarga di indonesia, pula masih memakai no yang sama dikala dirembang. ”saya pula pusing bahwa mikirin pakde aku itu. kemarin pakde masih menelepon, memberitahu bahwa di rumah terdapat selamatan manaqiban. doanya diperuntukan buat pakde kasrin, istrinya jumiati, indi yang sepanjang ini jadi langganan becaknya, dan juga elsa dan sutikno, orang tua dari indi, ” ucapnya.

wallahu alam. kita bagaikan manusia sudah diluar batasan bila memikirkan perihal itu.





(sumber: wajibbaca. com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman