TUTUP!!! Klik 2x...

Benarkah Mitos Menabrak Kucing Bisa Berakibat Sial?

Banyak dari kita yang terasa ketakutan kala telah menabrak seekor kucing, baik memakai motor maupun mobil. konon banyak yang bilang kalau kala kita menabrak seekor kucing, hingga tiap helai bulunya wajib dihitung dan juga wajib dikubur dengan layak supaya tidak berdampak kesialan. benarkah serupa itu?

saat sebelum mangulas menimpa mitos tersebut, kita kaji dahulu pengkategorian hewan bagi para ulama.

1. hewan yang wajib dibunuh bersumber pada syariat

hewan ini menggambarkan tipe hewan yang amat beresiko dan juga dapat mengusik kegiatan manusia. sebagian hewan yang tercantum dalam jenis ini antara lain, kalajengking, tikus, ular, anjing gelap dan juga yang yang lain.

rasulullah telah bersabda,
“lima hewan yang seluruhnya jahat (mengusik) , boleh dibunuh walaupun di tanah suci; burung gagak, burung hering, anjing yang suka melukai, kalajengking dan juga tikus. ” (hr muslim)

2. hewan yang jadi pengganggu

tipe hewan serupa ini boleh dibunuh mesti tidak terdapat penjelasan yang memperbolehkannya. sebagian contohnya serupa nyamuk, semut yang mengusik, tawon dan juga kecoa yang mengusik. terlebih lagi lalat yang sampai di santapan kita juga boleh dibunuh.

3. hewan yang tidak mengganggu

buat hewan yang tidak mengusik, hingga kita juga tidak anjurkan buat membunuhnya. rasulullah menggambarkan kalau seseorang perempuan diadzab oleh allah cuma karna menyiksa kucing. ini karna kucing tercantum hewan yang tidak mengusik dan juga membahayakan untuk manusia.

dari ibnu umar sebetulnya rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“ada seseorang perempuan yang diadzab karna seekor kucing. ia kurung seekor kucing hingga mati sampai - sampai ia masuk neraka. ia tidak memberinya makan, tidak pula minum dan juga tidak dilepaskan sampai - sampai dapat makan fauna melata tanah. ” (hr bukhari dan juga muslim)

tidak cuma buat kucing aja, menewaskan fauna lain juga dipakai hukum yang sama.

“jika terdapat orang menewaskan seekor burung ataupun yang lebih kecil dari itu tanpa sebab yang benar, hingga allah hendak memohon pertanggung jawaban perihal itu kepadanya. ” lalu para teman bertanya, “ya rasulullah, apa haknya? ” rasul menanggapi, “dia sembelih buat dimakan, tidak mematahkan lehernya setelah itu dibuang. ” (hr nasai)

lalu gimana hukum ataupun mitos menabrak kucing bagi islam?

apabila peristiwa tersebut bukanlah disengaja, hingga pelakunya bukanlah dipakai risiko whatever. tetapi bila kucing tersebut menggambarkan kepunyaan teman , hingga kita wajib membagikan ubah rugi yang setimpal.

allah ta’ala berfirman
“tidak terdapat dosa bagimu buat perbuatan yang tidak kalian terencana, namun (yang terdapat dosa) apa yang disengaja oleh hatimu. ” (qs angkatan laut (AL) ahzab 5)

sedangkan bagi dokter. soleh angkatan laut (AL) fauzan terpaut menabrak kucing berkata, “namun bila perihal tersebut tidak membolehkan kemudian kamu melindasnya tanpa kesengajaan mau menghabisi nyawanya karna kamu tidak dapat menghentikan kendaraan secara tiba - tiba, hingga kamu tidak berdosa.
kamu berdosa karna menewaskan hewan manakala kamu dengan terencana membunuhnya tanpa sebab pembenaran yang dapat dibenarkan karna hewan itu mempunyai kehormatan dan juga ia tidak menyakiti kamu. ”

apakah peristiwa tersebut mempengaruhi pada bakal anak bila yang menabrak merupakan istri maupun suami dengan istri yang tengah berbadan dua?

tidak terdapat penjelasan jelas yang meyakinkan kalau menabrak kucing hendak mempengaruhi kurang baik untuk bakal anak perempuan yang tengah berbadan dua.

oleh karenanya hindarkan perilaku menghubungkan - hubungkan peristiwa tertentu dengan apa yang hendak mengenai kepada diri. karna perihal tersebut dapat dikatakan bagaikan syirik.

wallahu a’lam





(sumber: kabarmakkah. com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman