TUTUP!!! Klik 2x...

Jika Membuka Aurat Adalah Gaya Modern, Maka Binatang Lebih Modern Dari Manusia

Dikala ini umat manusia paling utama kita, banyak yang merasa dianya moderen dengan jalani perbuatan primitif. salah nya yakni gaya mempertontonkan rambut/aurat yang dikala ini telah jadi budaya.

begitu memprihatinkan pergantian gaya pakaian pada perempuan akhir – akhir ini, di mana pakaian tidaklah buat tutup tubuh indahnya namun kian mempertontonkan rambut/aurat yang harusnya terbangun.

perihal ini mampu yang mempengaruhi akumulasi tindak kriminil pada perempuan serupa berita yang sering kita saksikan dan dengar di mass media. ramainya perselingkuhan/gonta – ganti pendamping, pemerkosaan di dasar umur, aksi mesum anak muda hingga oknum petinggi jadi berita yang tidak terdapat putusnya sampai detik ini.

bermacam - macam alasan banyak dikemukakan sebagian perempuan buat jadi pembenaran hendak perbuatan mereka salah nya yakni belum siap mental, yang utama kan hijab hati, dijaman moderen ini merupakan perihal yang lumrah dan alasan alasan yang lain.

walaupun sesungguhnya dalam angkatan laut (AL) quran telah diperintahkan buat memakai hijab setimpal sama dalam tulisan al - ahzab : 59 yang berarti,
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

“hai nabi, katakanlah kepada isteri - isterimu, kanak - kanak perempuanmu dan juga isteri - isteri orang mukmin: ‘hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke segala badan mereka’. yang demikian itu biar mereka lebih gampang buat diketahui, karna itu mereka tidak di ganggu. dan juga allah merupakan maha pengampun lagi maha penyayang. ” (qs. al - ahzab : 59)

aku teringat kata kata dari ustad dari india ustadz dokter. zakir naik yang mengatakan “jika buka rambut/aurat ialah gaya moderen, jadi fauna lebih moderen dari manusia”. pengucapan ini cukup menohok buat perempuan perempuan yang memakai alasan bahwa buka rambut/aurat merupakan pola hidup moderen lantaran sesungguhnya dengan mempertontonkan rambut/aurat kamu jadi kamu kian primitif dan kian mendekati fauna.

perihal ini tidak cuma berlaku untuk perempuan aja, tetapi berlaku pula untuk para laki - laki. jumhur fuqaha’ telah bersepakat kalau rambut/aurat untuk kalangan pria merupakan antara pusar hingga dengan lutut.

imam nawawi rahimahullah di dalam uraian shahih muslim bagaikan berikut:

“sesungguhnya paha tercantum penggalan dari rambut/aurat. banyak hadits masyhur yang menarangkan kalau paha merupakan tercantum rambut/aurat. perihal itu serupa hadits anas radhiyallahu ‘anhu kalau bila terbukanya paha tanpa faktor kesengajaan dan dalam keadaan darurat masih mampu dimaafkan. namun apabila masih terdapat fasilitas yang membolehkan buat menutupnya, hingga hukumnya harus buat menutupnya. ”

sayangnya masalah ini telah banyak dibiarkan kalangan laki - laki. mereka dengan santainya berkegiatan di luar rumah cuma bercelana pendek dan juga menampakkan paha - paha mereka. terlebih dari peristiwa di banyuwangi ini, malah tanpa sehelai benangpun.

seseorang lelaki yang baligh diperintahkan menurutnya menutup rambut/aurat sebagaimana perihal ini telah jelas wajibnya untuk kalangan perempuan. dari mari dapat dipetik faedah, kalau terdapatnya perintah tentu berkonsekuensi munculnya larangan. hingga, kita diperintahkan buat menutup rambut/aurat dan juga dilarang buat menampakkan maupun memandang rambut/aurat teman .

rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“seorang lelaki tidak boleh memandang rambut/aurat pria yang lain dan juga seseorang perempuan tidak boleh memandang rambut/aurat perempuan lain. ” (hr. muslim nomor. 338)

perihal ini disebabkan memandang rambut/aurat teman dapat memunculkan fitnah yang keji, sampai - sampai allah azza wa jalla memerintahkan kita buat menundukkan pemikiran. wahai teman laki - laki dan juga perempuan tutuplah auratmu lantaran dengan tutup auratmu jadi kamu hendak nampak lebih mulia. mudah - mudahan kita seluruhnya ialah orang - orang yang mujur lantaran tercantum pula dalam umat yang ikut memperjuangkan penegakan risalah islam. amin ya robbal ‘alamin.





(sumber: dakwahmedia. net)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman