TUTUP!!! Klik 2x...

Rasulullah SAW Melarang Kebiasaan Minta Oleh-Oleh Orang yang Berpergian. Ini Azab Pedihnya.

Memohon oleh - oleh kepada sahabat, kerabat ataupun saudara yang bepergian. perihal ini bisa jadi sudah jadi budaya dan juga mendarah daging. sampai tidak mampu dibedakan apakah perihal ini benar ataupun salah.

memperoleh cendramata ataupun sekadar santapan ringan dari orang yang bepergian tidak dapat dipungkiri benar jadi kesenangan tertentu. karna seringnya melaksanakan ini, kita menyangka kalau memohon oleh - oleh merupakan perihal yang lumrah dan juga biasa aja.
tetapi mengerti kah kamu kalau aksi ini menggambarkan kesalahan yang sudah sepatutnya dihentikan? tidak cuma dari segi sosial aja, nyatanya memohon oleh - oleh dari sahabat yang berpergian pula dilarang oleh rasulullah saw. apa dalihnya?

baca pula : berhati - hatilah : setan dapat meningkat kokoh bila mendengar perkataan ini

perasaan jengkel karna sahabat ataupun saudara yang padat jadwal memohon oleh - oleh dikala hendak bepergian bisa jadi sempat kita alamiah. bukannya mendoakan ekspedisi kita supaya selamat dan juga bisa dengan mudah, mereka malah tidak menyudahi menegaskan supaya bawa oleh - oleh yang disenangi.

aksi ini sama halnya dengan aksi meminta - minta kepada sesama manusia. rasulullah saw melarang seseorang muslim buat meminta - minta kepada teman , kecuali terdapat kebutuhan yang menekan. perihal tersebut disebabkan meminta - minta itu menggambarkan perbuatan yang menghinakan diri seorang diri kepada manusia yang lain. tidak hanya itu, kerutinan ini pula menampilkan terdapatnya kecenderungan kepada dunia dan juga kemauan buat perbanyak harta.

rasulullah mengabarkan kalau barangsiapa yang melaksanakan perbuatan meminta - minta ini hingga dia hendak tiba di hari kiamat dalam kondisi tidak terdapat sepotong dagingpun yang menempel di mukanya.

rasulullah saw bersabda:

“terus - menerus seorang itu suka meminta - minta kepada teman sampai pada hari kiamat ia tiba dalam kondisi di mukanya tidak terdapat sepotong dagingpun, ” (hr. al - bukhari nomor. 1474 dan juga muslim nomor. 1725).

perihal tersebut jadi balasan yang sesuai untuk orang - orang yang kurang kerasa malu buat meminta - minta kepada semasa makhluk lainya, tercantum di dalamnya memohon oleh - oleh. rasulullah bersabda:

“sesungguhnya harta ini merupakan lezat dan juga manis. hingga siapa yang menerimanya dengan hati yang baik, tentu dia hendak menemukan berkahnya. tetapi, siapa yang menerimanya dengan nafsu serakah, hingga ia tidak hendak menemukan berkahnya, ia seperti orang yang makan tetapi tidak sempat terasa kenyang. dan juga tangan di atas lebih baik daripada tangan di dasar, ” (hr. al - bukhari nomor. 1472 dan juga muslim nomor. 1717).

kala kita memohon oleh - oleh itu sama maksudnya kita telah membebaninya dengan titipan dan juga amanah. sementara itu sebenannya perihal ini tidak diperbolehkan karna belum tentu orang tersebut dapat berulang dengan selamat dan juga melangsungkan amanahnya. sepatutnya kita meringankan ekspedisi mereka, bukan malah mempersulit dengan memohon oleh - oleh.

baca pula : naudzubillah, inilah orang yang amat berat siksanya di hari kiamat.

abu hurairah meriwayatkan dari nabi saw bersabda, ”berpergian (safar) itu merupakan sebagian dari siksa. dia membatasi seorang dari makan, minum dan juga tidurnya. hingga apabila seorang telah tuntas dari urusannya hendaklah dia lekas kembali ke keluarganya, ” (hr bukhari dan juga muslim).

“dikatakan penggalan dari azab, karna safar hendak meninggalkan seluruh yang dicintai, ” (fathul bari, ibnu hajar).

dapat jadi yang diartikan dicintai ini merupakan keluarga yang dia cintai, rumah yang aman, ibadah yang tertib, dan juga lain - lain. seperti itu penyebabnya kita wajib berfikir ulang bila mau memohon oleh - oleh kepada orang yang berpergian.

buat orang yang berpergian, bila terdapat kerabat ataupun sahabat yang memohon oleh - oleh, bila terdapat kelebihan rezeki hingga berilah mereka sedikit buah tangan supaya dilipatgandakan rezekinya oleh allah swt. tetapi bila tidak dapat, lebih baik jujur aja kepada mereka buat menolaknya.

bila terdapat kerabat yang berpergian, lebih baik kita yang ditinggalkan mendoakan mereka supaya selamat sampai berulang. tetapi, bila diberi oleh - oleh bersyukurlah atas rezeki tersebut. jangan sekali - kali memintanya kepada mereka, karna perihal tersebut malah mampu membebani perjalananya. mudah - mudahan kita senantiasa jadi hamba allah yang bersyukur atas seluruh nikmat.




(sumber: wajibbaca. com)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman