TUTUP!!! Klik 2x...

Tata Cara Sholat Sunnah Dhuha dan Doanya Paling Lengkap

Shalat dhuha merupakan menggambarkan shalat sunat muakad yang di laksanakannya pada waktu yang telah di tentukan ialah, muali dari terbitnya matahari hingga waktu jawal (menjelang waktu dzuhur). ada juga bilangan rakaatnya muali 2 rakaat hingga 2 belas rakaat dan juga dalam penerapannya dapat 2 rakaat disatu salamkan dapat pula 4 rakaat dalam satu kali salam.

shalat dhuha dapat di laksanakan secara perorangan (munparid) ataupun di berjamaahkan, tetapi bahwa di berjamaahkan jangan gunakan iqomat. tetapi yang amat utama dilaksanakannya secara perorangan. shalat dhuha dapat di tahu dengan shalat meminta rizqi kepada alloh swt. benda siapa yang mau di jembarkan rizqinya oleh alloh swt hingga kita sering - sering melaksanakannyan.

hingga dengan perihal serupa itu admin disini hendak berbagi ilmu tentang tata trik shalat dhuha dan juga doanya benda kali terdapat diantara kita seluruh yang masih belum mengerti ataupun kurang ingat lagi tata caran dan juga doanya maklum kita manusia biasa yang tidak lepas dari kesalahan dan juga kehilapan, nah buat itu ayo kita perhatikan tata triknya insya alloh hendak kami terangkan secara rinci di dasar ini:

trik melakukan shalat dhuha:
shalat dhuha minimun 2 rakaat dan juga optimal duabelas rakaat, dicoba dengan trik munfarid (tidak berjamaah) , triknya bagaikan berikut:

hasrat shalat dhuha didalam hati bertepatan dengan takbiratul ihram:

“ushalli sunnatadh - dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa”
maksudnya: “aku hasrat shalat sunat dhuha 2 rakaat, karna allah ta’ala”
membaca doa iftitah
membaca tulisan angkatan laut (AL) fatihah
membaca satu tulisan didalam al - qur’an. afdholnya rakaat kesatu membaca tulisan asy - syam dan juga rakaat ke - 2 tulisan al - lail
ruku’ dan juga membaca tasbih 3 kali
i’tidal dan juga membaca bacaannya
sujud kesatu dan juga membaca tasbih 3 kali
duduk diantara 2 sujud dan juga membaca bacaanya
sujud ke - 2 dan juga membaca tasbih 3 kali
seusai rakaat pertama tuntas, melakukan rakaat ke - 2 seperti serupa di atas, seterusnya
tasyahhud akhir seusai tuntas sampai - sampai membaca salam 2 kali.



rakaat - rakaat seterusnya dicoba sama serupa ilustrasi di atas.

teks doa sholat dhuha kumplit bahasa arab – bahasa indonesia dan juga artinya
اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

allahumma innadh dhuha - a dhuha - uka, wal bahaa - a bahaa - uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. allahuma inkaana rizqi fis samma - i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa - akhrijhu, wa inkaana mu’asaran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa - ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita ‘ibadikash shalihin.

maksudnya:
“ya alloh, sebetulnya ketika dhuha ialah dikala dhuha - mu, keagungan menggambarkan keagungan - mu, keelokan ialah keindahan - mu, keahlian ialah kekuatan - mu, penjagaan menggambarkan penjagaan - mu, ya alloh, apabila rezekiku berposisi diatas langit sampai - sampai turunkanlah, seandainya berposisi di dalam bumi sampai - sampai keluarkanlah, bila sukar mudahkanlah, bila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dgn kebenaran dhuha - mu, kekuasaan - mu (wahai tuhanku) , datangkanlah padaku apa yg engkau datangkan pada hamba - hambamu yg soleh”

keutamaan dan juga keistimewaan shalat dhuha
terdapat tidak sedikit hadits rasulullah saw yg mangulas menimpa keutamaan shalat dhuha, sekian banyak di antara lain:

1. sedekah untuk seluruh persendian tubuh manusia
dari abu dzar al - ghifari ra, pribadinya bicara kalau nabi muahammad saw bersabda : “di masing - masing seorang diri seorang dari kamu ada sedekah, masing - masing tasbih (perkataan subhanallah) ialah sedekah, masing - masing tahmid (perkataan alhamdulillah) ialah sedekah, masing - masing tahlil (perkataan lailahaillallah) menggambarkan sedekah, masing - masing takbir ialah sedekah, menyuruh terhadap kebaikan yakni sedekah, menghindari dari kemungkaran yakni sedekah. dan juga 2 rakaat dhuha diberikan pahala” (hr muslim).

2. ghanimah (keuntungan) yang agung
dari abdullah tubuh intelijen negeri `amr tubuh intelijen negeri `ash radhiyallahu `anhuma, dia bersabda : “rasulullah saw mengirim sesuatu pasukan perang. nabi saw bersabda : “perolehlah keuntungan (ghanimah) dan juga cepatlah berulang!. mereka hasilnya silih mengatakan menyangkut dekatnya iktikad (zona) perang dan juga sebanyak ghanimah (keuntungan) yg hendak diperoleh dan juga lekas berulang (lantaran dekat jaraknya).

dahulu rasulullah saw bersabda; “maukah kamu aku perlihatkan pada iktikad amat dekat dari mereka (musuh yg hendak diperangi) , amat tidak sedikit ghanimah (keuntungan) nya dan juga langsung kembalinya? mereka menanggapi; “ya! rasul bersabda lagi : “barangsiapa yg berwudhu’, berikutnya masuk ke dalam masjid buat laksanakan shalat dhuha, dia lah yg amat dekat tujuanannya (posisi perangnya) , lebih tidak sedikit ghanimahnya dan juga lebih lekas kembalinya. ” (shahih al - targhib : 666)

3. sesuatu rumah di surga
untuk yg giat mengerjakan shalat dhuha, sampai - sampai pribadinya hendak dibangunkan sesuatu rumah di dalam surga. aspek ini dipaparkan dalam sesuatu hadits nabi muahammad saw : “barangsiapa yg shalat dhuha jumlahnya 4 rakaat 4 rakaat diawal mulanya, sampai - sampai pribadinya hendak dibangunkan sesuatu rumah di surge. ” (shahih al - jami` : 634)

4. mendapatkan ganjaran di sore hari
dari abu darda’ ra, ia berdialog kalau rasulullah saw bersabda : “allah ta`ala berfirman : “wahai anak adam, shalatlah untuk - ku 4 rakaat dari dini hri, sampai - sampai aku mampu memadai kebutuhanmu (ganjaran) terhadap sore harinya” (shahih al - jami : 4339).

dalam satu buah riwayat dan disebutkan : “innallaa `azza wa jalla yaqulu : yabna adama akfnini awwala al - nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika” (“sesungguhnya allah `azza wa jalla bicara : “wahai anak adam, cukuplah bagi - ku 4 rakaat di dini hri, sampai - sampai aku mampu mencukupimu di sore harimu”).

5. pahala umrah
dari abu umamah ra kalau rasulullah saw bersabda: “barangsiapa yg ke luar dari rumahnya dalam keadaan bersuci buat melaksanakan shalat harus, sampai - sampai pahalanya serupa seorang yg laksanakan haji. barangsiapa yg ke luar buat jalani shalat dhuha, sampai - sampai pahalanya serupa orang yang laksanakan umrah. ” (shahih al - targhib : 673).

dalam satu buah hadits yg lain disebutkan kalau nabi saw bersabda: “barangsiapa yg mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, berikutnya dia (seusai usai) duduk mengingat allah hingga terbit matahari, dahulu dia shalat 2 rakaat (dhuha) , dia mendapatkan pahala serupa pahala haji dan juga umrah; sempurna, sempurna, sempurna” (shahih al - jami` : 6346).

6. ampunan dosa
“siapa pula yg jalankan shalat dhuha dgn langgeng, hendak diampuni dosanya oleh allah, sekalipun dosa itu banyaknya buih di lautan. ” (hr tirmidzi)

sekian yang kami mampu sampaikan tentang tata trik shalat dhuha dan juga do’anya mudah - mudahan dengan terdapatnya informasi kami ini terdapat manpaatnya untuk kita seluruh.




(sumber: najwa03. blogspot. co. id)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman