TUTUP!!! Klik 2x...

Kenapa Dalam Islam Ada 4 Mazhab? Ini Jawabannya

Kenapa 4 mazhab?

perkara:
islam itu berlandaskan al - quran dan juga sunnah, namun mengapa terdapat 4 mazhab di dalam islam?



terjemahan lewat bahasa mazhab diertikan bagaikan tempat buat berangkat. dia berasal dari perkataan zahaba – yazhabu – zihaaban (ذهب – يذهب – ذهابا) iaitu pangkal dari kata tersebut. (buat kepastian nahu arab, tuan dimohon merujuk kepada yang pakar).

manakala, mazhab bawa methodologi ataupun kaedah yang disimpulkan lewat al - quran dan juga dan juga sunnah nabawiyyah. mazhab yang dimaksudkan merupakan “mazhab fiqih”.

sebetulnya mazhab fiqih itu bukan cuma terdapat 4 sahaja, namun masih terdapat banyak lagi yang yang lain. terlebih lagi jumlahnya menggapai puluhan. tetapi yang populer sampai saat ini ini benar cuma 4 sahaja.

sebaliknya yang kita tahu 4 mazhab saat ini ini merupakan kerana keempatnya menggambarkan mazhab yang telah teruji sejauh era dan juga senantiasa bertahan, sampai - sampai umurnya sudah menjangkau dari 1000 tahun.

al - hanafiyah, al - malikiyah, asy - syafi’iyah dan juga al - hanbali’yah merupakan 4 dari sekian puluh mazhab yang sempat tumbuh di masa kejayaan fiqih dan juga sanggup bertahan sampai saat ini ini.

mazhab fiqih merupakan berarti dalam berikan umat islam uraian menimpa nas - nas agama. “mazhab bukan pecahan di dalam agama islam”

walaubagaimanapun, kepada kalangan yang berkata “kami cuma berpegang kepada al - quran dan juga sunnah! ”. dia bukan semudah yang dikatakan. mazhab 4 yang muktabar bentuk untuk memperjelaskan isu - isu ataupun kondisi yang tidak terfikir dek ide cetek manusia sebelumnya.

tuan - tuan bayangkan kesudahan daripada pemikiran - pemikiran logik ide hendak mewujudkan kelompok - kelompok menafsir al - quran dan juga sunnah mengikut hukum ide. hingga, hukum - hukum fiqih di dalam dunia umat islam hendak berlaku dengan jumlah tidak terhitung. tiap umat islam mengaku memiliki istimbath seorang diri dalam berpegang kepada ijtihad hukum.

contohnya: bila berlaku dalam keadaan - keadaan tertentu ia leluasa membikin keputusan beradasarkan hukum ide logik.

timbulnya aliran sesat semacam pemeluk islam “liberal”, ahmadiyah, dan kelompok yang lain merupakan akibat dari tidak terdapatnya sistem istimbathhukum yang tentu dalam menarik kesimpulan hukum yang benar dari quran dan juga sunnah.

mazhab fiqih merupakan memudahkan
kita kenali al - quran dengan lebih 6000 ayatnya, dan kenali jutaan hadith nabawi. pastinya, tidak seluruh orang sanggup membaca seluruhnya, terlebih hingga menarik kesimpulan hukumnya.

terlebih mengingat kalau al - quran tidak diturunkan dalam format kitab undang - undang ataupun peraturan. al - quran berupa prosa yang memiliki kelazatan apabila dibaca bagaikan wujud sastera. pastinya, menelusuri lebih 6000 ayat buat suatu kitab undang - undang merupakan berat.

hingga para ulama pendiri mazhab seperti itu yang berperanan buat menuntaskan pengistilahan dalam tiap ayat di dalam al - quran itu. satu demi satu ayat quran dibaca, ditelaah, diteliti, dikaji, dibanding dengan ayat yang lain, kemudaian diperuntukan kesimpulan hukum yang tercantunm di dalamnya.

manakala hadith rasulullah saw yang berjumlah jutaan itu, lebih sukar buat dimengertikan. ini diakibatkan dia membutuhkan sebagian peringkat proses saat sebelum kesimpulan hukum dan juga sebagainya diletakkan. antara lain yakni proses meletakkan taraf hadith, samada furu’, dhoif ataupun maudhu’ untuk memperoleh darjat shohih. dia tidak semudah yang dicoba oleh kelompok pelampau agama dengan sewenag - wenangnya meletakkan taraf suatu hadits tersebut tanpa merujuk kepada “sepakat ulama”.

di dalamnya ada ratusan tokoh - tokoh ulama pakar yang meneruskan dan juga menyebar luaskan mazhab gurunya. dan juga tiap - tiap mempunyai pengikut yang jumlahnya amat besar, dan sanggup bertahan dalam waktu yang amat lama.

para ulama mazhab itu setelah itu menuliskan kitab yang tebal - tebal dalam jumlah yang amat banyak, setelah itu dianjurkan kepada umat islam di segala penjuru dunia.

hasil dari penelusuran dari ayat al - quran mahupun jutaan butir hadits itu setelah itu ditulis dengan lapisan yang gampang, dengan bahasa yang lebih difahami khalayak oleh para ulama mazhab itu. dengan menjajaki suatu pola tertentu yang sudah diresmikan sebelumnya secara ilmiah. terdapat puluhan olahan, ribuan ulama pakar dan juga pakar - pakar di bidangnya yang bekerja siang dan juga malam buat melaksanakan proses ini sejauh era. sampai - sampai menciptakan kesimpulan dan juga rincian hukum yang amat tertentu dan juga sanggup menanggapi seluruh permasalahan syariah sejauh era.

pemasukan daripada imam - imam mazhab ini menciptakan jasa besar sejauh kehidupan umat islam sampai abad 15 hijriah ini.

dan juga seluruh itu kita sebut bagaikan mazhab fiqih! ! !

sekiranya terdapat, dan juga sememangnya terdapat golongan manusia yang berkata kenapa wajib bermazhab dan juga tidak langsung merujuk al - quran dan juga sunnah, sudah cerah, lagikan bersuluh bahawa manusia ini tidak ketahui hendak perkara usul.

akibat daripada kalangan yang mengambil hukum seorang diri daripada al - quran kalamullah dan juga sunnah, secara tidak sedar ia telah mewujudkan suatu mazhab baru tanpa bersandar kepada ulama muktabar.

gimana berlaku kesalahan dalam menafsir daripada al - quran dan juga hadith dalam sudut hukum? sanggupkah yang berijtihad diri dalam kapasitui tidak ketahui hendak ilmu usul menanggung dosa - dosa orang yang telah diajarkannya?

kenapa terdapat banyak mazhab?
banyak orang salah sangka bahawa terdapatnya mazhab fiqih itu bererti sama dengan perpecahan, sebagaimana berpecah umat lain. sampai - sampai terdapat dari sebahagian umat islam yang menjauhkan diri dari bermazhab, terlebih lagi terdapat yang hingga anti mazhab!

banyaknya mazhab itu tidak terdapat kaitannya dengan perpecahan, terlebih permusuhan di dalam badan umat islam. kebalikannya, banyaknya mazhab dan juga komentar itu menampilkan amat dinamiknya syariat islam, dan amat luasnya daerah ijithad.

terus menjadi banyak mazhab sepatutnya kita terus menjadi bangga, bukan terus menjadi berkecil hati. karena mazhab itu tidak serupa pecahan - pecahan yang silih bermusuhan. terdapatnya mazhab - mazhab itu menampilkan kecanggihan dan juga keistimewaan syariah islam.

analogikan binaan suatu organisasi yang memiliki banyak jabatan menampilkan betapa besarnya jangkauan organisasi tersebut. dia mempermudah seluruh urusan dalam memperincikan masalah dan juga menggambarkan perilaku proffesional yang besar.

perbezaan komentar telah berlaku sejak nabi muhammad saw masih hidup. terlebih lagi nabi muhammad saw seorang diri sempat berubah komentar dengan para shahabat dalam hasil ijtihadnya, dan juga sempat ijtihad shahabatnya yang dibenarkan oleh allah swt.

berarti buat kita bermazhab
hingga kesimpulan dari jawaban ini yakni, bermazhab itu merupakan wujud amat benar dari slogan berulang kepada al - quran dan juga as - sunnah. manakalapandangan yang berbeza terjalin di golongan pendokong mazhab itu merupakan suatu masalah yang mustahil dihindari. tetapi perbezaan itu haram buat diperuntukan dasar perpecahan dan juga permusuhan, kebalikannya wajib jadi suatu khazanah kekayaan syariah islam yang luas dan juga praktikal.

hingga, sebaliknya seseorang yang tingkatan keilmuannya sudah mendalam serupa al - imam al - ghazali rahimahullah sekalipun senantiasa berputar kepada salah satu mazhab yang terdapat, iaitu mazhab as - syafi’iyah. bgaiaman dengan kita? dia (al - imam al - ghazali rahimahullah) senantiasa bermazhab meski teruji kepakarannya mengistimbath hukum seorang diri. begitu pula halnya dengan ulama besar yang lain serupa al - mawardi, an - nawawi, al - ‘izz bin abdissalam dan juga yang lain.

jadi gimana pula dengan kita samada mahu bersandar kepada ulama ataupun turut nafsu diri…. ?

wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,





(sumber: almukminun. blogspot. co. id)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman