TUTUP!!! Klik 2x...

Astaghfirullah, Ustadz Yusuf Mansur Menangis Melihat Nusron Wahid Menghina Ulama di ILC

Ustadz yusuf mansur mengaku menangis berkecil hati memandang nusron wahid tampak keras kepala menghina dan merendahkan ulama di kegiatan ilc televisi one, selasa (11/10/2016) malam.

dai tersohor pemimpin pesantren daarul quran itu juga menegaskan para pemuda supaya menghormati para orangtua paling utama ulama; tidak meninggikan suara terlebih melotot dan juga mengomeli ulama.

berikut ini ungkapan kesedihan ustadz yusuf mansur yang ditulisnya lewat account instagram, serupa dilansir islamedia:

bismillaah… aku dan juga kita seluruh, berdoa, dan juga doakan pak haji nusron. biar tidak amarah. terlebih sampe penuh amarah, tidak keras kepala, menghargai ulama, menghargai para guru, yang dari para gurunyalah nusron bs baca ayat suci. bahwa bukan dari para guru dan juga para ulama, yang terus bersambung kepada rasul, darimana dia dan juga kita seluruh dapat tau baca dan juga mengerti arti ayat demi ayat?

satu perihal. nusron teman kita. bersama ummat nabi, merupakan salah bahwa kita yang malah silih berperang. merupakan salah bahwa kita yang malah silih melanda. mudah - mudahan tidak butuh lagi di antara kita silih melanda seorang diri. jangan ampe salah milih musuh.

jadi, silih meluruskan, boleh. silih menasihati boleh. tetapi jadi silih bertikai, meledek, merendahkan, tidak menyangka, satu sama lain, hingga itu yang ga boleh. wajib karna allah seluruh. dan juga yang terutama, silih doa. jangan perkenankan malah kita yang silih berantem. aku individu, banyak - banyak memohon didoakan.


meningkat lagi pelajaran buat aku anak bawang ini. buat menghargai orang - orang tua, utamanya para guru dan juga ulama. tidak meninggikan suara di hadapan ulama. terlebih disaksikan jutaan orang. yang nanti hendak jadi value tertentu. value yang ngeri bahwa jadi standar kanak - kanak muda. oh boleh ya? melotot dan juga ngomelin ulama? ngeri sekali.

jangan sampe aku malah menghina dan juga merendahkan ulama, tanpa batasan. seluruh ulama jadinya. dan juga itu berarti, ulama terdahulu, sampe ulama akhir era.

lagi, satu ulama aja, “beracun dagingnya”. artinya gmn? bila kita ga suka, terlebih sampe merendahkan, membenci, ribut, sama ulama, hingga kitalah yang terbunuh. kitalah yang sakit. kitalah yang sirna. kualat kalo bahasa gampangnya mah. ini pelajaran ekstra lagi buat aku sehabis liat rekaman ilc. tidak hanya jadi ladang amal buat berdoa, mendoakan, dan juga memohon didoakan.

terus cerah, aku nangis. yaa allah, selamatkan ummatnya nabi ini. terlebih ini bulan suci. yaaa allah, tolong lah kami. hilangkan seluruh pemicu kami jadi gaduh ini.

tidak hanya tulisan, tersebar pula video ustadz yusuf mansur menangis sambil berpesan kepada para pemuda supaya tidak melotot dan juga merendahkan para ulama.





(sumber: muslimhebat. com)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman