TUTUP!!! Klik 2x...

Begini Cara Memperlakukan Al-Quran yang Sudah Rusak

Apakah kita sepanjang ini sudah benar memperlakukan mushaf al - quran yang rusak? , apakah kala mushaf al - quran kita usang dan juga rusak langsung kita abaikan. ataupun lebih seram kita perkenankan di tempat yang tidak layak. na’udzubillah jangan hingga ya sob.

di sebagian masjid banyak ditemui mushaf (AL) quran yang sudah rusak. penyebabnya dapat pelbagai berbagai. dapat karna kerap dibaca ataupun karna umur kertasnya yang sudah lapuk. sering - kali, terdapat pula sebagian taman (AL) quran yang sudah tercecer. menyusunkannya aja begitu susah. terlebih bila tamannya sudah tidak utuh.

apa yang dapat dicoba bila menciptakan mushaf al - quran sudah rusak? , inilah trik yang benar buat memperlakukan mushaf al - quran. dilansir dari konsultasisyariah. com, melindungi al - quran berposisi di tempat yang terhormat merupakan penggalan dari memuliakan syiar. sebagian ulama berkata inilah sebab kenapa rasulullah muhammad saw melarang kalangan muslimin bawa al - quran ke negara non - muslim, supaya mereka tidak menghinanya.

terpaut dengan mushaf al - quran rusak, ada sebagian pemikiran dari para ulama. pandanganpertama, mereka melaporkan al - quran rusak dikubur di tempat yang terhormat dan juga tidak diinjak orang, serupa sudut rumah ataupun di taman yang nyaman tidak diinjak.

alaudin (AL) haskafi berkomentar dalam angkatan darat (AD) dur (AL) mukhtar, “mushaf yang tidak lagi dimanfaatkan buat dibaca, dikubur sebagaimana seseorang muslim dan juga orang nasrani tidak boleh menyentuhnya. ”

ibnu abidin dalam hasyiyah ibnu abidin berkomentar, “maksudnya, quran yang tidak terpakai itu dibungkus dengan kain suci, setelah itu dikubur di tempat yang tidak dihinakan dan juga tidak diinjak. ”

komentar kedua, sebagian ulama melaporkan mushaf yang tidak lagi dimanfaatkan terbakar hingga jadi abu, hingga betul - betul lenyap seluruh tulisannya. komentar ini dipegang oleh ulama mazhab malikiyah dan juga syafi’iyah.

2 mazhab ini berpegang pada aplikasi usman bin affan kala membakar mushaf tidak hanya mushaf (AL) imam, ialah mushaf yang ditulis era utsman.

“utsman memohon hafshah buat menyerahkan mushaf dari umar, buat disalin, setelah itu dipulangkan lagi ke hafshah. setelah itu hafshah mengirim mushaf itu ke utsman. kemudian utsman memerintahkan zaid bin tsabit, abdullah bin zubair, said bin (AL) ash, dan juga abdurrahman bin harits bin hisyam. merekapun menyalin manuskrip itu… kemudian dia kirimkan ke bermacam penjuru wilayah satu mushaf salinannya. setelah itu utsman memerintahkan mushaf al - quran selebihnya buat terbakar. (hr. bukhari).

jadi membakar al - quran yang rusak karna sobek, usang, kena hujan ataupun dimakan rayap, lebih baik terbakar hingga benar benar jadi debu. karna inilah yang tersadu buat melindungi al - quran supaya tidak dihina ataupun disalahgunakan. mudah - mudahan kita tercantum kalangan orang orang yang menyayangi al - quran dan juga dapat menghormati al - quran dengan trik menjaganya dan memuliakannya walaupun sudah rsuak. amin…




(sumber: ihram. asia)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman