TUTUP!!! Klik 2x...

Hilangkan Sakit Hati Ala Nabi Muhammad Dengan 6 Cara Ini

tiap manusia tentu sempat merasakan sakit hati. sering - kali, perasaan marah terhadap seorang ataupun sesuatu keadaan ini dapat diungkapkan dengan emosi yang meluap - luap, tetapi terdapat pula yang berupaya memendamnya seorang diri.

bila perasaan sakit hati ini dibiarkan berlarut - larut, hingga hendak memunculkan dampak yang tidak baik buat diri seorang diri dan juga teman . perasaan ini dapat membikin ikatan retak, perkelahian, terlebih lagi dapat berakhir dengan pembunuhan. banyak permasalahan kejahatan di area dekat yang diakibatkan karna sakit hati.

tetapi membuang perasaan ini tidaklah masalah yang gampang. buat itu, rasulullah saw membagikan pemecahan buat menanggulangi perihal tersebut. berikut 6 trik hilangkan sakit hati ala rasulullah saw.
1. muhasabah diri
mushabah diri menggambarkan upaya introspeksi diri atas apa yang sudah dicoba dan juga hendak dicoba pada masa yang hendak tiba. kala bakal menyalahkan seorang, terdapat baiknya buat terlebih dulu memandang ke dalam pribadinya seorang diri apakah sudah melaksanakan perihal tersadu ataupun malah kebalikannya.

bisa jadi pada dikala itu terdapat perasaan sakit hati kepada rekan dikala berbincang, tetapi jangan langsung terasa sakit hati. karena belum tentu orang itu bermaksud buat menyakiti hati dan juga perasaan kita. kemudian cobalah buat bertanya kepada diri seorang diri kenapa rekan kita itu berlagak demikian, jangan - jangan sebelumnya kita telah melaksanakan kesalahan terhadapnya. serupa yang tertera dalam al - quran surah al - hasyr (59) : 18 yang maksudnya.

“hai orang - orang yang beriman, bertakwalah kepada allah dan juga hendaklah tiap diri mencermati apa yang telah diperbuatnya buat hari besok (akhirat) , dan juga bertakwalah kepada allah, sebetulnya allah maha mengenali apa yang kalian kerjakan”.

2. menjauhkan diri dari watak iri hati dan juga dengki
perasaan iri hati dan juga dengki menggambarkan jalur untuk pintu masuk setan mengikis hati manusia. mempunyai kemauan yang berposisi di atas keahlian sering - kali membikin orang tersebut mampu hadapi sakit hati. seperti itu sebabnya apabila imannya itu cuma alakadarnya hingga orang tersebut malah hendak melaksanakan bermacam berbagai trik buat memperoleh yang di idamkan.

pada kesimpulannya perasaan sakit hati hendak mencuat akibat dari iri hati dan juga dengki ini. watak tersebut berasal dari kecintaannya terhadap perihal yang bertabiat material, kehormatan dan pujian. manusia tidak sering sekali bersyukur atas apa yang dimilikinya, oleh karena itu mereka senantiasa berangan - angan buat mempunyai apa yang dimiliki oleh teman . perihal ini membikin hati orang tersebut jadi tidak tenang.

buat menghapus perasaan cinta kelewatan hendak dunia yang mampu memunculkan sakit hati tersebut, rasulullah menyarankan buat menyirnakan watak iri dan dengki. rasulullah bersabda:

“tidak boleh dengki kecuali kepada 2 orang. iaitu orang yang diberi harta oleh allah, setelah itu membelanjakannya di jalur yang benar. dan juga orang yang diberi hikmah oleh allah, setelah itu memutuskan perkara dengannya dan juga mengajarkannya. ” (hr. bukhari).

3. menjauhkan diri dari watak amarah dan juga keras hati.
perasaan sakit hati pula hendak timbul kala kerasa marah mencuat dalam diri seorang. perihal ini membikin orang tersebut berperan tanpa memikirkan baik dan juga burukynya. bila sudah demikian, hingga hendak membikin ide lemah dan juga terus menjadi besarlah hawa nafsu. kala itu terjalin hingga setan hendak dengan bebas melancarkan serangannya terhadap manusia.

watak marah ini hendak berujung pada perasaan sakit hati, membikin orang tersebut jadi keras hati. buat seperti itu, rasulullah menyarankan buat menjauhkan diri dari 2 watak tercela ini.

ibnu qudamah dalam minhajul qashidin mengatakan bahawa iblis sempat mengatakan, “jika manusia keras hati, hingga kami hendak membaliknya bagaikan anak kecil yang membalik bola. ”

4. memupuk watak pemaaf
perasaan sakit hati hendak lenyap kala seorang memupuk watak pemaaf dalam pribadinya. dia tidak hendak gampang dendam terhadap orang yang berbuat salah terhadapnya. oleh karena itu, orang yang pemaaf condong jauh dari perasaan sakit hati, karna dia sanggup menerima seluruhnya dengan luas dada.

rasulullah bersabda,
“bertakwalah kepada allah di mana engkau berposisi, tindaklanjutilah kesalahan dengan kebaikan, nescaya kebaikan tersebut menghapus kesalahan tersebut, dan juga bergaulah dengan manusia lain dengan akhlak yang baik. ” (hr. hakim dan juga at - tirmidzi).

5. husnuzon (berprasangka baik)
allah berfirman: “hai orang - orang beriman, jauhilah mayoritas dari prasangka. sebetulnya sebahagian prasangka itu merupakan dosa. dan juga janganlah kamu mencari - cari kesalahan teman , dan juga janganlah sebahagian kamu mengejek sebahagian yang lain. sukakah salah seseorang di antara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? hingga tentulah kalian terasa jijik kepadanya. ” (qs. al - hujurat : 12).

perasaan sakit hati sering - kali membikin kita senantiasa berfikir kurang baik terhadap orang yang menyebabkannya. terdapat kalanya seseorang muslim berburuk sangka terhadap muslim yang lain sampai - sampai menjauhkan mereka dari persaudaraan. seperti itu yang menimbulkan rasulullah menyarankan buat berprasangka baik terhadap teman supaya menjauhkan diri dari watak iri hati.

6. ikhlaskan diri
watak ikhlas merupakan salah satu watak terpuji yang disenangi oleh allah swt. orang yang ikhlas mampu meniatkan seluruh tindakannya kepada allah. tidak hanya itu dia pula bukan menggambarkan orang yang cinta sangat kelewatan kepada duniawi. kala allah mengujinya dengan kenikmatan, hingga ia hendak bersyukur.

orang yang ikhlas diri ini hendak gampang buat menanggulangi hatinya supaya senantiasa berserah cuma kepada allah swt. dia tidak sempat menggantungkan whatever kepada tidak hanya allah, oleh karena itu lazimnya orang yang mempunyai watak ini tidak hendak gampang sakit hati karna kerasa berserah diri tersebut.

seperti itu 6 pnawar buat hilangkan kerasa sakit hati yang diajarkan oleh rasulullah. cobalah buat menerapkannya dalam kehidupan tiap hari. karna sebaik - baiknya makhluk merupakan dia yang melangsungkan perintah allah dan juga rasul - nya. tidak hanya itu, supaya membikin hati kita tenang karna tidak terdapatnya perasaan sakit hati terhadap teman .




(sumber: infoyunik. com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman