TUTUP!!! Klik 2x...

Kenapa Ada yang Ber-KTP Islam Tapi Membela Penista Al-Quran? Ternyata Ini Penyebabnya

Sebagian hari kemudian terdapat temen nanya tentang orang - orang ber - ktp islam yang membela penista agama. bisa jadi temenku ini geregetan. apakah mereka ngga baca? apakah mereka ngga tau?

trus kujawab. tau lah. tau dan juga baca. tetapi allah tutup lagi.

begitu petunjuk anugerah sampe kepada mereka, kemudian allah tutup lagi.

allah taala berfirman,

مَثَلُهُمۡ كَمَثَلِ ٱلَّذِى ٱسۡتَوۡقَدَ نَارً۬ا فَلَمَّآ أَضَآءَتۡ مَا حَوۡلَهُ ۥ ذَهَبَ ٱللَّهُ بِنُورِهِمۡ وَتَرَكَهُمۡ فِى ظُلُمَـٰتٍ۬ لَّا يُبۡصِرُونَ

" perumpamaan mereka merupakan serupa orang yang menyalakan api, hingga sehabis api itu menerangi sekelilingnya allah hilangkan sinar mereka, dan juga membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak mampu memandang. " ﴾al baqarah: 17﴿

صُمُّۢ بُكۡمٌ عُمۡىٌ۬ فَهُمۡ لَا يَرۡجِعُونَ

" mereka tuli, bisu dan juga buta hingga bukanlah mereka hendak berulang [ke jalur yang benar]. ﴾al baqarah: 18﴿

ayo ikuti sejenak uraian ayat 18 yang kusarikan dari
uraian ustadz abu usamah hafidzahullah.. .

(1) shummun (tuli)

orang - orang munafik tidak suka mendengar perihal yg berbau kebaikan. ngga ingin denger nasehat. ngga ingin duduk di majelis ilmu denger ustadz ceramah. yang pengen baik malah dihujat dan juga dicela.

(2) bukmun (bisu)

mulutnya senantiasa ngomong, tetapi yang diomongin ngga berguna sama sekali. terlebih lagi dapat jadi bawa mudharat. nah ayo kita - kita ini, jangan sampe majelis duduk - duduk kita tiap hari jadi duduk - duduk yang ngga berguna.

(3) umyun (buta)

mereka memandang, tetapi tersesat jalannya. buta ilmu, tetapi ogah ngaji, ngga ingin duduk di majelis ilmu, ngga ingin belajar agama. sebenernya hati merekalah yang buta. naudzubillah.

dahulu (bodohnya saya) kala baca tafsir  (AL) quran tuh mengira kisah - kisah munafiqun itu cerita sejarah masa kemudian aja. begitu kaget kala saat ini betul - betul nyata terdapat di depan mata. subhanallah.

nah bila hati seseorang muslim cenderung kepada para penista agama, dan juga membela para pencela ulama, hingga introspeksi diri lah. berdoa kepada allah, memohon petunjuk, biar jangan allah tutup kita dari taufik dan juga hidayahnya.

hafalin doa " yaa muqallibal qulub, tsabit qalbi alaa diinik.. " (wahai dzat yang membolak - balikan hati, teguhkanlah hati ini pada agamamu)

hafalin pula 10 ayat kesatu tulisan  (AL) kahfi supaya terlindung dari fitnah dajjal.

- ardian candra -





(Sumber: Portal Piyungan)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman