TUTUP!!! Klik 2x...

Tanda-tanda Kebesaran Allah Pada Tubuh Manusia

Allah maha besar dan juga maha kuasa atas seluruh ciptaannya. allah swt telah menghasilkan manusia dengan sebaik - baiknya ciptaan. dan juga dibalik ciptaannya itu tersimpan banyak rahasia dan hikmah yang tidak disadari oleh manusia.

kenapa tangan kita terdapat 5 jari? kenapa batang leher kita diperuntukan tegak oleh allah? kenapa dalam salat memiliki perbuatan berdiri tegak, rukuk, sujud dan juga duduk antara 2 sujud?

inilah isyarat kekuasaan allah pada diri manusia yang tidak tidak sering disadari oleh kita, serupa:

1. otak manusia serupa orang sujud dalam sholat
wujud otak manusia juga bila dicermati dengan cermat hendak nampak serupa orang yang lagi sujud. otak berposisi di penggalan amat atas manusia, namun apabila kita sujud, dia berposisi di tempat amat rendah, menunjukkan dedikasi manusia pada allah swt.

“kami hendak memperlihatkan kepada mereka isyarat (kekuasaan) kami di segenap ufuk dan juga pada diri mereka seorang diri, sampai - sampai jelaslah untuk mereka bahawa al - qur’an itu benar, dan juga apakah tuhanmu tidak cukup (untuk kalian) bahawa sebetulnya ia melihat seluruh suatu? ” (tulisan fusshilat : ayat 53).

otak - manusia - seperti - orang - sujud - dalam - salat

2. saluran hawa pada paru - paru membentuk kalimat tauhid
pakar sains telah menciptakan kalau saluran - saluran hawa di dalam paru - paru manusia membentuk kalimah ‘la ilaha illallah’ (tiada tuhan melainkan allah) dalam tulisan arab.

saluran - udara - pada - paru - paru - membentuk - kalimat - tauhid - compressed

3. nama allah pada 5 jari tangan
sebetulnya allah, tuhan yang maha agung lagi maha bijaksana, ia telah menampilkan keagungan - nya lewat penciptaan 5 jari manusia, yang melambangkan huruf - huruf : alif, lam, lam dan juga ha yang membentuk kalimah allah dalam perkataan dan juga tulisan arab.

nama - allah - pada - 5 - jari - tangan

4. jumlah asmaul husnah pada telapak tangan
bila kita balikkan pula tangan, dan juga memandang ke telapaknya, hingga di sana kita hendak amati urat - urat yang hendak membentuk tulisan no dalam bahasa arab. nomornya merupakan 81 di telapak tangan kiri dan juga 18 di telapak tangan kanan. bila dicampur kedua no tersebut, jumlahnya yakni 99.

dan juga no 99 itu merupakan simbolik kepada 99 nama allah, yang terpanggil bagaikan asma - ul husna (nama - nama yang baik).

5. gerakan dalam sholat cerminkan simbol nama nabi
berdiri lurus dalam salat melambangkan huruf alif (ا) , ruku’ melambangkan huruf ha (ح) , sujud melambangkan huruf mim (م) , dan juga duduk melambangkan huruf dal (د). dia kesimpulannya membentuk perkataan ahmad dalam tulisan arab, nama nabi terakhir yang bawa perjanjian terakhir.

احمد = ا ح م د = ahmad.

ketahuilah kalau ahmad merupakan salah satu nama lain untuk nabi muhammad saw dan juga mengikut sejarah, ibunya aminah menginginkn anaknya itu dinamai dengan nama ahmad, namun setelah itu datuknya abdul mutalib memberikannya nama muhammad.

ahmad dan juga muhammad di dalam bahasa arab artinya sama ialah ‘yang terpuji’.

“dan (ingatlah) kala isa putera maryam mengatakan: “hai bani israil, sebetulnya saya merupakan utusan allah kepadamu, membetulkan kitab sebelumku, ialah taurat dan juga berikan laporan gembira dengan (datangnya) seseorang rasul yang hendak tiba sesudahku, yang namanya ahmad (muhammad) ” …… ” (tulisan as - shaaf : ayat 6).

6. dikala jari telunjuk dinaikan pada tasyahud dalam sholat melambangkan nama allah
pada duduk tahiyyat akhir dalam salat, sesuatu sunnah untuk kita buat mengangkut jari telunjuk kala membaca kalimah syahadah. jari telunjuk dinaikan menunjukkan tuhan yang esa. dan juga perhatikan, pada urat - urat jari itu hendak membentuk kalimat allah dalam bahasa arab.

“hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kalian (berbuat durhaka) terhadap tuhanmu yang maha pemurah. yang telah menghasilkan kalian kemudian menyempurnakan kejadianmu dan juga menjadikan (lapisan badan) mu balance, dalam wujud apa aja yang ia kehendaki, ia menyusun badanmu. ” (tulisan (AL) infithaar : ayat 6 - 8).

berubah untuk kebudayaan Tiongkok kuno, isyarat pada telapak kaki dan juga tangan telah diketahui jadi titik refleksi, karna tiap titik terdapat arti dan juga dipercaya sanggup menyembuhkan penyakit.

saat - jari - telunjuk - diangkat - pada - tasyahud - dalam - salat - melambangkan - nama - allah

saat - jari - telunjuk - tangan - melambangkan - nama - allah

sebaliknya pada punggung di tahu dengan penyembuhan akupuntur dan juga bekam ataupun hijamah yang banyak dicoba umat islam.

titik - bekam - pada - tubuh

apakah ini ‘cok gali cok’ ataupun dipas - paskan setimpal selera kita? wallahu ‘alam.

karna terlepas dari benar ataupun tidaknya, senantiasa jadi rahasia allah. toh walaupun tanpa isyarat tersebut diatas juga manusia senantiasa wajib beribadah kepada allah.

satu kata aja, dengan satu tarikan napas aja buat mengucapkannya, yang kita butuhkan buat menanggapi beberapa persoalan di atas. ialah: (AL) ibaadah. ya, seluruh itu allah jalani supaya kita beribadah kepada - nya. dengan tegas allah melaporkan,
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“tidaklah saya menghasilkan jin dan juga manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada - ku. ” (qs. adz - dzariyaat [51]: 56)

allah juga menyindir kita dengan persoalan,
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ

“maka apakah kalian mengira, kalau sebetulnya kami menghasilkan kalian secara main - main (aja) , dan juga kalau kalian tidak hendak dipulangkan kepada kami? ” (qs. (AL) mukminun [23]: 115)

imam ibnu katsir –rahimahullah– mengatakan, “firman allah, “maka apakah kalian mengira, kalau sebetulnya kami menghasilkan kalian secara main - main (aja) ? ” “apakah kaling menyangka kalau kamu diciptakan tanpa iktikad, tujuan dan juga hikmah? ” “firman allah, “bahwa kalian tidak hendak dipulangkan kepada kami? ” “tidak dipulangkan ke negara akhirat? ” (tafsir (AL) qur`an (AL) adzim: 5/500)

bila timbul dalam benak kita persoalan, “lalu, kenapa allah memerintahkan kita buat beribadah? ” alasan - alasan berikut mudah - mudahan terus menjadi mampu meyakinkan kita kenapa kita wajib beribadah kepada si pencipta kita, allah subhaanahu wa ta’aala.

karna allah merupakan pencipta kita dan juga semesta dan pemelihara semuanya
perihal ini sebagaimana statment allah dalam ayat yang telah kemudian penyebutannya (qs. adz - dzariyat [51]: 56, (AL) mukminun [23]: 115)

allah juga berfirman,
اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ

“allah menghasilkan seluruh suatu dan juga ia memelihara seluruh suatu. ” (qs. az zumar [39]: 62)

oleh karna allah salah satunya dzat yang menghasilkan kita dan juga pula menghasilkan semesta tempat hidup kita, hingga kita wajib beribadah kepada - nya, mengabdi bagaikan hamba dan juga penggalan dari makhluk - nya.

karna allah menghasilkan kita dengan wujud yang terbaik
allah tidak menghasilkan kita dalam wujud yang asal - asalan, tetapi menghasilkan kita dengan wujud yang tersadu. perhatikan firman allah berikut,
لَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

“sesungguhnya kami telah menghasilkan manusia dalam wujud yang sebaik - baiknya. ” (qs. at tiin [95]: 4)

as - si’diy mengatakan, “maksudnya merupakan diciptakan dengan sempurna, anggota badan yang setimpal dan juga perawakan yang pantas, tidak kurang suatu apa juga yang dia butuhkan. ” (taisir karim (AL) rahman: 929)

karna allah memuliakan kita dengan ide pikiran
tidak cuma itu, allah juga mengistimewakan kita dengan ide benak. allah berfirman,
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ

“dan begitu kami telah memuliakan anak adam. ” (qs. (AL) isra [17]: 70)

diriwayatkan dari ibnu abbas kalau manusia telah dimuliakan dengan ide. (amati tafsir (AL) baghawi: 5/108)

karna allah yang mengarunikan kepada kita rizki buat menopang kehidupan kita
sehabis diciptakan, diciptakan dengan wujud tersadu dan juga dimuliakan dengan ide benak, karunia allah berikutnya merupakan merendahkan bermacam - macam rizki yang dengannya manusia sanggup bertahan hidup di bumi ini. allah berfirman,
أَمَّنْ هَذَا الَّذِي يَرْزُقُكُمْ إِنْ أَمْسَكَ رِزْقَهُ

“atau siapakah ia yang berikan kalian rezki bila allah menahan rezki - nya? ” (qs. (AL) mulk [67]: 21)

seperti itu sebagian sebab kenapa kita wajib beribadah kepada dzat yang telah mengaruniakan kepada kita seluruh perihal yang kita miliki dikala ini dan juga ciri untuk orang - orang yang ingin berfikir dan juga berakal. begitulah allah kerap menyinggung nalar kita buat berfikir di dalam (AL) qur`an.

mudah - mudahan allah menuntun kita kepada petunjuk dan juga keridhaan - nya. wallahu a’lam.





(sumber: globalmuslim. website. id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman