TUTUP!!! Klik 2x...

Tanda Kiamat Semakin Dekat Kini Sudah Muncul di Masjidil Haram

Pastinya masjidil haram tidak asing buat kita, disanalah lembah peradaban islam bersinar keseluruh bumi allah ini.. lembah terpelihara yg insya allah hendak terjamin keamanannya sampai akhir era. disitu terdapat baitullah yang jadi kiblat umat islam sejagat, kearah lembah inilah tiap dikala muka muka mukminin mukminat terencana, menghadapkan mukanya kepada symbol rumah allah, baitullah.

lembah ini tidak sempat hening didatangi jutaan manusia dari bermacam penjuru dunia, tidak heran, banyak yg ketagihan dan juga merasakan rindu yg mendalam kala sudah merengkuh nikmatnya shalat di masjidil haram pas dihadapan baitullah..

tetapi, terdapat yg berubah, di masjidil haram dikala ini. bisa jadi mayoritas orang biasa biasa aja memandang banyak pergantian di dekat masjidil haram. bisa jadi pula mereka tersenyum terkagum kagum memandang gedung gedung elegan yg berdiri kuat di samping masjidil haram dikala ini.

ciri kiamat - gedung bertingkat terus menjadi banyak1 - 178 - compressed

luar biasa!
bagi sebagian sumber, gedung yang dibentuk di taman masjidil haram diketahui dengan istilah “mecca royal clock hotel tower” yang direncanakan berketinggian lebih dari 601 m!

ciri kiamat terus menjadi dekat saat ini sudah timbul di masjidil haram

ciri kiamat - gedung bertingkat terus menjadi banyak3 - 178

perhatikan gedung yang dibentuk di pinggir (AL) haram ini lebarnya luar biasa. bandingkan aja dengan gedung lain, albraj albait ataupun the royal clock menara meca ini mempunyai luas 1, 500, 000 (1 juta) m persegi. antum dapat bayangkan berapa banyak bangunan di situ yang digusur dan juga berapa lahan bukit sebelah masjid (AL) haram yang dibongkar? bumi allah hendak dirusak dengan mesin - mesin raksasa itu demi penuhi tekad dan juga nafsu manusia serakah.

ciri kiamat - gedung bertingkat terus menjadi banyak4 - 178

siapa penunggu apartemen elegan itu nanti? siapa? akankah ini diperuntukan lahan bisnis ataupun kepentingan politik. kemudian. pantaskah kita kagum? ataupun mungkinkah rencana itu terjalin? tidakkah keserakahan manusia - manusia ini merupakan isyarat kiamat yang nyata? allahhurobbuna kariim.

aku tersentak sebagian kali, kala setelah itu membaca berulang hadith yang diriwayatkan umarradiyallahu anhu yang menggambarkan kala nabiyullah muhammad salallahualaihi wassalam, dikunjungi malaikat jibril alaihissalam di depan umar dan juga para teman. dikala itu allah tabarokawataala menguji rasulullah saw. dengan sebagian persoalan yang di informasikan malaikat jibril yang menjelma bagaikan manusia:

pada sesuatu hari kami (umar ra dan juga para teman ra) duduk - duduk berbarengan rasulullah saw. kemudian timbul di hadapan kami seseorang yang berpakaian putih. rambutnya gelap sekali dan juga tidak nampak isyarat ekspedisi. tidak seorangpun dari kami yang mengenalnya. ia langsung duduk menghadap rasulullah saw. kedua kakinya menghempit kedua kaki rasulullah, dari kedua telapak tangannya diletakkan di atas paha rasulullah saw, seraya mengatakan, “ya muhammad, beritahu saya tentang islam. ” kemudian rasulullah saw menanggapi, “islam yakni bersyahadat kalau tidak terdapat tuhan kecuali allah dan juga muhammad rasulullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa ramadhan, dan juga mengerjakan haji apabila sanggup. ” setelah itu ia bertanya lagi, “kini beritahu saya tentang iman. ” rasulullah saw menanggapi, “beriman kepada allah, malaikat - malaikat - nya, kitab - kitab - nya, rasul - rasul - nya, hari akhir dan juga beriman kepada qodar baik dan juga buruknya. ” orang itu lalu mengatakan, “benar. saat ini beritahu saya tentang ihsan. ” rasulullah mengatakan, “beribadah kepada allah seolah - olah kamu melihat - nya meski kamu tidak melihat - nya, karna sebetulnya allah memandang kamu. ” ia bertanya lagi, “beritahu saya tentang assa’ah (azab kiamat). ” rasulullah menanggapi, “yang ditanya tidak lebih ketahui dari yang bertanya. ” setelah itu ia bertanya lagi, “beritahu saya tentang tanda - tandanya. ” rasulullah menanggapi, “seorang budak perempuan melahirkan nyonya besarnya. orang - orang tanpa sandal, separuh telanjang, melarat dan juga penggembala unta tiap - tiap berlomba membangun gedung - gedung bertingkat. ” setelah itu orang itu berangkat menghilang dari pemikiran mata. kemudian rasulullah saw bertanya kepada umar, “hai umar, mengerti kah kalian siapa orang yang bertanya tadi? ” kemudian saya (umar) menanggapi, “allah dan juga rasul - nya lebih mengenali. ” rasulullah saw lalu mengatakan, “itulah jibril tiba buat mengarahkan agama kepada kamu. ” (hr. muslim)

“orang - orang tanpa sandal, separuh telanjang, melarat dan juga penggembala unta tiap - tiap berlomba membangun gedung - gedung bertingkat“ seperti itu salah satu isyarat kiamat yang dikatakan rasulillah muhammad salallahu alaihi wassalam dalam hadits tersebut.

bisa jadi, sudah lama mendengar cerita hadits yang menjadikan rujukan tentang islam - iman - ihsan ini. tetapi yang kita gariskan disni merupakan kalau disitu tersirat jelas rasulullah mengabarkan kepada teman kalau nanti saat sebelum kiamat terjalin, manusia hendak berlomba - lomba membangun gedung bertingkat tingkatan.

manusia yang gimana? kemudian siapakah yang diartikan dengan “orang tidak beralas kaki berlomba meninggikan bangunan”?

terdapat 4 kata yang digunakan dalam hadits tersebut tentang siapa yang berlomba - lomba meninggikan bangunan. syaikh musthafa dieb angkatan laut (AL) bugha dan juga syaikh muhyidin mistu dalam angkatan laut (AL) wafi menarangkan bagaikan berikut:
الْحُفَاةَ menggambarkan wujud jama’ dari حَافِyang maksudnya “orang - orang yang tidak mengenakan alas kaki”
الْعُرَاةَ menggambarkan wujud jama’ dari عَار ialah orang - orang yang tidak mengenakan baju
الْعَالَةَ menggambarkan wujud jama’ dari عَيْل ialah orang - orang fakir
رِعَاءَ الشَّاءِartinya para penggembala kambing

jadi, di antara ciri kiamat itu merupakan kala kalangan yang lazimnya menggembala kambing, tidak beralas kaki, tidak mengenakan pakaian dan juga miskin berlomba - lomba meninggikan bangunan.

persoalan yang lazimnya timbul merupakan, gimana bisa jadi para penggembala kambing yang miskin dapat membangun gedung yang besar? bila dimengerti secara kecil kalau orang yang membangun gedung besar merupakan orang yang sempat menggembala kambing tanpa alas kaki dan juga tanpa pakaian, benar rasanya susah. gimana bisa jadi seorang dari miskin seketika jadi kaya raya dan juga membangun gedung besar.

tetapi, bila memandang hadits yang lain kita jadi memiliki anggapan baru kalau yang diartikan tidaklah orang per orang melainkan suatu kalangan. kalangan yang lampaunya suka menggembala kambing tanpa alas kaki dan juga tanpa pakaian.

abu fatiah angkatan laut (AL) adnani dalam novel petaka akhir era melansir hadits riwayat imam ahmad dari ibnu abbas dengan isnad shahih kalau rasulullah ditanya tentang siapakah yang diartikan dengan penggembala kambing yang tidak beralas kaki, tidak mengenakan pakaian dan juga miskin itu. kemudian dia bersabda, “orang - orang arab. ”

orang - orang arab. ya, lampaunya banyak dari mereka yang menggembala kambing tanpa alas kaki dan juga bertelanjang dada. tetapi saat ini, arab yang lampaunya merupakan padang pasir gersang saat ini berbeda dipadati gedung - gedung pencakar langit.

dan juga dikala ini. naudzubillahimindalik, gedung - gedung angkuh itu telah menekan pekarangan masjidil haram. dan juga bukit bukit di dekat lembah di mana nabi ibrahim as. dan juga putranya mendirikan tonggak - tonggak baitullah itu saat ini dihancurkan dan juga ditukar dengan gedung - gedung komersial serakah.

tidak - kah mereka mendengar firman allah dalam al - quran kalau tanah haram ini merupakan buat seluruh manusia di bumi, bukan buat bisnis?

“sesungguhnya orang - orang yang kafir dan juga membatasi manusia di jalur allah dan juga masjidil haram yang telah kami peruntukan buat seluruh manusia, baik yang tinggal di sana ataupun di padang pasir dan juga siapa yang bermaksud di dalamnya melaksanakan kejahatan secara zalim, tentu hendak kami rasakan kepadanya sebagian siksa yang pedih. ” (qs. al - hajj [22] : 25)

mudah - mudahan ini hendak jadi data berharga dan juga renungan buat kita seluruh.





(sumber: satoetoedjoehdelapan. blogspot. com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman